Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 26 ° C

PDIP dan PPP Tergeser, Gerindra dan PKS Masuk Unsur Pimpinan

Tim Pikiran Rakyat
PEMILU 2019.*/ANTARA
PEMILU 2019.*/ANTARA

CILEGON, (PR).- Perolehan suara pemilu legislatif 2019 Kota Cilegon sedikit banyak telah mulai terlihat. Dari tabulasi suara versi sejumlah partai, maka dipastikan Partai Golongan Karya (Golkar) yang berhasil mendapatkan kurang lebih 56 ribu suara, kembali mendapatkan jatah kursi pimpinan DPRD Kota Cilegon.

Partai Gerindra dengan perolehan suara partai sekitar 30 ribu suara, juga akan mendapatkan kursi pimpinan Dewan. Begitu pula Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan perolehan sekitar 24 ribu suara.

Menarik untuk disimak, agresivitas Partai Gerindra dan PKS selaku partai koalisi pasangan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno ini, telah melengserkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari kursi pimpinan Dewan. Dimana perolehan suara PDIP dan PPP hanya meraih di bawah 20 ribu suara.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Cilegon Arief Rivai Madawi saat dimintai komentar, mensyukuri atas kepercayaan masyarakat Kota Cilegon terhadap Partai Golkar. Katanya, atas raihan suara ini membuktikan jika Kota Cilegon masih menjadi basis suara Golkar. “Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat Kota Cilegon terhadap Partai Golkar. Masyarakat terbukti masih cinta kepada partai kami, yang selama ini terus mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon,” katanya, Kamis 25 April 2019.

Menurut Arief, secara global pada dasarnya terdapat penurunan total suara untuk Partai Golkar di Pemilu Legislatif 2019, dibandingkan pemilu legislatif 2014. Namun berbeda dengan pemilu legislatif sebelumnya, kali ini kekuatan suara di empat dapil Kota Cilegon kuat secara merata. “Sisi negatifnya, memang ada penurunan jumlah suara secara total. Ada sejumlah partai yang bergerak cukup kencang, sehingga total perolehan suara Partai Golkar berkurang. Namun jika dilihat dari sisi lain, kekuatan suara di seluruh dapil sama-sama kuat. Ini cukup membanggakan,” ujarnya kepada wartawan Kabar Banten Sigit Angki Nugraha.

Suara terbanyak

Sementara terkait caleg Partai Golkar mana yang dipercaya akan memegang kursi pimpinan Dewan, Arief mengatakan jika mekanisme partai akan merujuk berdasarkan caleg dengan perolehan suara terbanyak. Ia menyebutkan ada dua nama yang masuk kriteria tersebut, yakni Endang Effendi dari dapil 3 (Grogol-Pulomerak) dan Isro Mi’raj dari dapil 2 (Citangkil-Ciwandan). “Sekarang ini Pak Endang dan Pak Isro memegang suara terbanyak se-Kota Cilegon, kalau tidak salah sekitar 5.000 suara. Mekanisme partai Golkar untuk pemilihan unsur pimpinan di Dewan, memang berdasarkan siapa yang mendapatkan suara terbanyak,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKS Kota Cilegon Abdul Ghoffar yang dipastikan lolos di Dapil I (Cibeber-Cilegon), mengatakan jika mekanisme pemilihan unsur pimpinan tidak berdasarkan suara terbanyak. Melainkan berdasarkan keputusan rapat internal partai di tingkat DPW PKS Banten. 

“Kalau kami istilahnya penugasan, bukan berdasarkan suara terbanyak. Sama ketika saya tidak ditujuk sebagai Ketua Fraksi DPRD Kota Cilegon, itu karena keputusan DPW PKS Banten,” ungkapnya.

Rapat internal partai sendiri, kata Ghoffar, tampaknya akan dilakukan setelah pelantikan Anggota DPRD Kota Cilegon terpilih dilakukan. Ini untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang dimungkinkan dapat terjadi. “Kenapa setelah dilantik, takutnya di perjalanan ada yang mengundurkan diri. Maka itu rapat penentuan unsur pimpinannya setelah pelantikan,” katanya.

Berbeda dengan Partai Golkar dan PKS, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cilegon Hasbi Sidik mengatakan jika penentuan unsur pimpinan harus berdasarkan petunjuk dari DPP Partai Gerindra. Sayangnya, Hasbi yang juga berhasil mengamankan suaranya di Dapil II (Citangkil-Ciwandan), enggan berkomentar lebih lanjut. 

“Kalau kami jelas, harus berdasarkan keputusan DPP. Tapi saya enggak mau komentar itu dulu lah, masih terlalu jauh,” ujarnya.***

Bagikan: