Pikiran Rakyat
USD Jual 14.540,00 Beli 14.240,00 | Sedikit awan, 21.5 ° C

Ratusan Anggota KPPS Geruduk Kantor KPU Sleman

Wilujeng Kharisma
Pemilu 2019/ANTARA
Pemilu 2019/ANTARA

SLEMAN, (PR).- Ratusan orang yang merupakan ketua dan anggota KPPS se-Sleman menggeruduk Kantor KPU Sleman pada Senin 22 April 2019. Mereka menagih honor sebagai KPPS yang hingga kini belum diberikan.

Yadidi, Ketua Forum Peduli KPPS Sleman mengatakan pihaknya menuntut pembayaran honor setelah bekerja sepanjang hari Rabu 17 April 2019 saat pencoblosan."Kami menuntut hak kami berupa honor dibayarkan, sebab sampai hari H belum kami terima," katanya.

Menurut Yadidi, kerisauan para KPPS di Sleman berawal dari informasi bahwa KPPS di Bantul dan Gunungkidul telah menerima honornya. Bahkan honor tersebut diterima beberapa hari sebelum pencoblosan. Padahal, seharusnya honor dibayarkan maksimal saat hari H, bersamaan dengan persiapan TPS.

"Tapi sampai sekarang honor kami termasuk linmas belum diterima, ini ada apa," ujar Yadidi yang juga merupakan Ketua KPPS TPS 9 di Desa Minomartani, Kec. Ngaglik.

Kehadiran mereka diterima oleh perwakilan KPU Sleman yaitu Divisi Hukum Ahmad Baehaqi. Namun para demonstran menuntut Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi untuk berbicara langsung. Hingga sore akhirnya perwwakilan dari KPPS termasuk Yadidi melakukan pertemuan tertutup dengan beberapa komisioner KPU.

setidaknya ada Komisioner Divisi Logistik Aswino Wardhana dan Komisioner Divisi Hukum Ahmad Baehaqi. Usai pertemuan, Yadidi beserta Sekretaris KPU Sleman Joko Marhaendarto keluar menghadapi kerumunan.Surat pernyataan kesepakatan pun ditunjukkan oleh Yadidi."Berdasarkan kesepakatan, honor KPPS akan dibayarkan pada 23 April 2019 maksimal pukul 24.00 WIB," ucapnya.

Sementara itu, Komisioner Divisi Hukum, Ahmad Baehaqi saat ditemui usai unjuk rasa memastikan pihaknya akan segera mencairkan honor para KPPS. Nantinya uang tersebut dititipkan ke PPS tingkat desa sebelum dibagikan ke KPPS.

Ahmad enggan menjelaskan apa yang menjadi penyebab keterlambatan honor. Ia memastikan dari surat perjanjian antara KPPS dan KPU akan dicairkan sesuai dengan kesepakatan. "Yang terpenting kami segera carikan dengan kurang lebih dananya sekitar 15 miliar, untuk lebih dari 23 ribu tenaga KPPS," tuturnya.***
 

Bagikan: