Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 23.6 ° C

Luhut Panjaitan Ungkap Isi Pembicaraan dengan Prabowo via Telefon

Yusuf Wijanarko
PILPRES 2019/ANTARA
PILPRES 2019/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan membuka isi pembicaraannya dengan calon presiden Prabowo Subianto melalui telefon.

"Memang saya sudah telefonan dengan Pak Prabowo. Sudah bicara baik-baik, bicara ketawa-ketawa. Kita (kami) janjian mau ketemu, hari Minggu (21 April 2019) kemarin tapi kemudian ada masalah teknis, beliau agak sakit flu jadi kita (kami) reschedule (jadwalkan ulang)," kata Luhut Panjaitan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 22 April 2019.

Calon presiden Joko Widodo sebelumnya mengatakan sudah mengutus seseorang untuk berbicara dengan Prabowo.

DUA calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto bersalaman seusai mengikuti debat kelima pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu 13 April 2019.*/ANTARA

Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno Hashim Djojohadikusumo menjelaskan bahwa Luhut Panjaitan adalah sosok yang diutus untuk menemui Prabowo. Pertemuan seharusnya akan dilakukan di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta,  Minggu 21 April 2019.

Akan tetapi, Juru Bicara BPN Andre Rosiade menyebut Prabowo punya agenda internal di kediamannya di Hambalang, Bogor karena saat ini Prabowo dan tim sedang memantau penghitungan suara di semua daerah.

"Pak Prabowo orang baik. Jadi, saya mau menyampaikan pesan saja," ujar Luhut Panjaitan tanpa menjelaskan lebih lanjut mengenai isi pesan yang akan disampaikan kepada Prabowo tersebut.

Kapan pertemuan berikutnya?

Dia mengaku, dari pembicaraan di telefon itu juga termasuk nostalgia antara dia dengan Prabowo.

"Kita ketawa-ketawa, nostalgia sedikit masa lalu," ujar dia seperti dilaporkan Antara.

Luhut Panjaitan adalah lulusan dari Akademi Militer angkatan 1970 sedangkan Prabowo adalah lulusan Akmil angkatan 1974.

"(Pembicaraan di telefon) baik sekali, ketawa-ketawa, saya bilang kan, kita janjian, mau makan. Saya tanya, kita makan apa? Dia (Prabowo mengatakan), ‘saya mau makanan Jepang’," ujar Luhut Panjaitan.

Dia mengaku bahwa awalnyam keduanya tidak ingin membagi informasi rencana pertemuan itu kepada publik.

"Kita janjian tadinya tapi kami terus terang tidak ingin membuka ini ke publik, tapi karena sudah dibuka, ya saya buka karena tadinya janjiannya hanya kami berdua seperti pada waktu yang lalu," ucap Luhut Panjaitan.

Ia menjelaskan belum tahu kapan pertemuan itu akan dilangsungkan.

"Belum (dijadwalkan ulang), kan saya berkawan sama dia. Kalau bisa, kapan saja. Kalau dia sehat, besok. Kalau tidak hari ini, ya kapan saja," ucapnya.***

Bagikan: