Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Sebagian berawan, 20.2 ° C

Jokowi: Fokus APBN 2020 Adalah Penguatan SDM dan Perlindungan Sosial

Yusuf Wijanarko
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (kiri) memberikan penghargaan kepada perwakilan ulama saat penutupan program English For Ulama di Gedung Sate, Bandung, Rabu 11 April 2019. Peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus kerja pemerintah pada 2010.*/ANTARA
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (kiri) memberikan penghargaan kepada perwakilan ulama saat penutupan program English For Ulama di Gedung Sate, Bandung, Rabu 11 April 2019. Peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus kerja pemerintah pada 2010.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) 2020 akan lebih berfokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan perlindungan sosial.

"Terkait penyusunan pagu indikatif 2020, perlu saya ingatkan. Pertama, untuk kesinambungan pembangunan, kita harus fokus pada penguatan SDM dan perlindungan sosial, menyambung apa yang kita mulai 2019," kata Jokowi dalam rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Senin 22 April 2019.

Jokowi menyampaikan hal itu dalam rapat terbatas dengan topik Ketersediaan Anggaran dan Pagu Indikatif Tahun 2020 yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, para menteri Kabinet Kerja serta Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian.

ILUSTRASI.*/ DOK.PIKIRAN RAKYAT

"Kita harus memastikan bahwa tahapan kerja teknokratik dalam penyusunan RAPBN 2020 tetap berjalan, 2019 sudah mulai," ujar Jokowi seperyti dilaporkan Antara.

Jokowi mengingatkan bahwa tantangan yang akan dihadapi pada 2020 akan semakin meningkat dan tidak mudah.

"Kita harus mengantisipasi dinamika perekonomian dunia yang terus berubah secara dinamis dan terus bergerak," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, kunci dalam menghadapinya adalah dengan peningkatan daya tahan serta daya saing ekonomi Indoneia.

"Terutama dua hal yang sudah sering saya sampaikan, investasi dan ekspor, karena itu APBN 2020 harus mampu memberikan stimulus bagi peningkatan ekspor dan investasi, serta menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, pertumbuhan ekonomi yang rata dan berkeadilan. Hal yang paling utama harus bisa dilaksanakan dan bisa diukur hasilnya," ucapnya.***

Bagikan: