Pikiran Rakyat
USD Jual 14.425,00 Beli 14.125,00 | Umumnya berawan, 17.7 ° C

Waspada Ada Produk Sambal dengan Pengawet Melebihi Batas

Wilujeng Kharisma
null
null

SLEMAN, (PR).- Balai Besar POM (BBPOM) di Yogyakarta melakukan penyitaan terhadap 29 ribu kemasan produk sambal tidak layak konsumsi dari sebuah distributor di Sleman pada 11 April 2019 lalu. Penyitaan produk sambal tersebut dilakukan setelah mendapatkan izin penyitaan dari Pengadilan Negeri Sleman.

Kepala BBPOM di Yogyakarta, Rustyawati mengatakan, produk tersebut disita karena diduga mengandung bahan tambahan pangan pengawet, pemanis dan pewarna yang melebihi batas.

"Tidak memenuhi syarat karena pengawet melampaui batas, pewarna melampaui batas, jadi tidak memenuhi syarat dan dapat membahayakan kesehatan," ujarnya pada Selasa 16 April 2019.

Produk pangan yang tidak memenuhi syarat tersebut disita dan dibawa ke kantor BBPOM di Yogyakarta menggunakan dua truk yang berisi 29 ribu kemasan sambal kemasan plastik 550 gram senilai Rp 87 juta. 

Menurut Rustywati, regulasi tentang penggunaan bahan tambahan pangan, sudah diatur dalam Peraturan Kepala Badan POM dan wajib diikuti oleh seluruh pelaku usaha. "Karena persyaratannya ada standar yang sudah ditetapkan sesuai Permenkes Nomor 33," ujarnya.

Pembinaan dan pendampingan pelaku usaha juga terus dilakukan oleh Balai POM bersama lintas sektor terkait agar pelaku usaha mampu memenuhi standar yang ada. "Kita sudah melakukan pembinaan cukup lama. Pabrik ini kemudian membeli dari pabrik lain untuk dijual, jadi pabriknya tidak di sini," katanya.

Pihaknya saat ini tengah mendalami lebih jauh untuk mengetahui lebih jelas siapa yang memproduksi saus tersebut. "Ini sedang kita dalami, ada barang tidak memenuhi syarat kita amankan dulu. Nanti kita mintakan keterangan siapa yang mencampur harus kita dalami dulu. Kita belum tahu persis karena keterangan belum selesai. Sedang kita dalami sebenarnya siapa dalangnya," tuturnya.***

Bagikan: