Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Langit umumnya cerah, 21.7 ° C

Kronologi Penemuan Surat Suara yang Tercoblos di Malaysia

Muhammad Irfan
POLISI Diraja Malaysia (PDRM) Kajang bersama Relawan Prabowo - Sandi (PADI) Malaysia berjaga di lokasi penemuan surat suara Pemilu 2019 yang diduga sudah dicoblos, di sebuah rumah toko Jalan Seksyen 2/11 Kajang Selangor, Kamis, 11 April 2019. Di lokasi yang sudah diberi garis polisi tersebut ditemukan surat suara pemilu 2019 yang sudah dicoblos.*/ANTARA FOTO
POLISI Diraja Malaysia (PDRM) Kajang bersama Relawan Prabowo - Sandi (PADI) Malaysia berjaga di lokasi penemuan surat suara Pemilu 2019 yang diduga sudah dicoblos, di sebuah rumah toko Jalan Seksyen 2/11 Kajang Selangor, Kamis, 11 April 2019. Di lokasi yang sudah diberi garis polisi tersebut ditemukan surat suara pemilu 2019 yang sudah dicoblos.*/ANTARA FOTO

JAKARTA, (PR).- Temuan surat suara pemilihan umum (pemilu) 2019 yang sudah tercoblos di Selangor Malaysia, telah terjadi Kamis, 11 April 2019. Video ketika pengungkapan surat suara itu pun sudah tersebar di berbagai jejaring sosial seperti WhatsApp.

Dalam konferensi pers di hari yang sama, anggota Bawaslu, Muhammad Afifudin, tak menampik kalau kejadian yang ada di video tersebut benar adanya. Berdasarkan informasi dari Pengawas Luar Negeri, surat suara yang tercoblos juga diduga surat suara yang hendak digunakan oleh pemilih yang menggunakan metode pos.

ANGGOTA Bawaslu Muhammad Afifudin (kanan), bersama komisioner KPU Hasyim Asyari (tengah) dan Viryan Azis (kiri) menjawab pertanyaan dari wartawan terkait dugaan surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia, di media center Bawaslu RI, Jakarta, Kamis, 11 April 2019. KPU dan Bawaslu akan mengirimkan tim guna menyelidiki dugaan surat suara tercoblos itu.*/ANTARAFOTO

Ketua Panwaslu Kuala Lumpur, Yaza Azzahara Ulyana, melaporkan hal itu sesuai kronologinya kepada Bawaslu. Berikut kronologi yang didapatkan "PR" berdasarkan rilis pers.

 

1. Pukul 12.48 Ketua Panwaslu Kuala Lumpur, Yaza Azzahara Ulyana, menerima aduan dari seorang relawan sekber satgas BPN PADI Malaysia (Prabowo Sandi) yang bernama Parlaungan melalui pesan whatsapp, bahwa ada dugaan penyeludupan surat suara yang dilakukan oleh oknum tertentu. 

2. Mendengar laporan tersebut Yaza bersama seorang anggota Panwaslu KL Rizki Israeni Nur, menuju ke lokasi. 

3. Pukul 13.00 Yaza dan Rizki tiba di lokasi yang beralamat di Taman Universiti Sungai Tangkas Bangi 43000 Kajang, Selangor. Tempat tersebut merupakan sebuah lot toko yang sudah dipenuhi dengan surat suara yang berada di dalam bag diplomatik sebanyak kurang lebih 20 buah, 10 kantong plastik hitam dan kurang lebih 5 karung goni berwarna putih dengan tulisan Pos Malaysia. Diperkirakan jumlah surat suara yang berada di lokasi pertama sejumlah 10-20 ribu buah dan jumlah yang  kurang lebih sama juga berada di lokasi kedua. 
Berdasarkan sampel yang dibuka di lokasi, semua surat suara telah dicoblos  pada paslon 01. Untuk surat suara legislatif sudah di coblos partai Nasdem dengan caleg NASDEM DPR RI no urut 3. 

4. Pukul 13.30 sebanyak 6 orang Pihak Polis Diraja Malaysia perwakilan Sungai Tangkas datang ke lokasi dan meminta keterangan dari beberapa saksi yang berada di lokasi tersebut. Berdasarkan keterangan kepolisian, pihaknya merekomendasikan untuk pihak kedutaan besar mengambil semua surat suara di lokasi penyimpanan tersebut. 

5. Pukul 14.20 pihak polisi memasang garis polisi di kawasan tersebut. 

6. Pukul 14.30 Panwaslu Kuala Lumpur menerima informasi tambahan dari Anggota Satgas BPN PADI telah ditemukan lokasi lain lagi yang menjadi gudang penyimpanan surat suara POS. Lokasi tersebut berada di sebuah rumah di kawasan Bandar Baru Bangi, Selangor (15 menit dari lokasi pertama). Panwaslu Kuala Lumpur belum pergi ke lokasi berkenaan karena langsung menuju ke kantor polisi sekitar. 

7. Pukul 15.00 Panwaslu Kuala Lumpur pergi ke Balai Polis Sungai Tangkas untuk membuat laporan kepolisian terkait adanya dugaan pelanggaran pemilu tersebut. 

8.  Saat ini laporan sudah diterima oleh pihak kepolisian Sungai Tangkas dan sedang dalam tahap pemeriksaan. 

9. Pukul 17.00 Panwaslu KL tiba di lokasi kedua dan langsung menuju ke lokasi penyimpanan surat suara, kali ini ditemukan sejumlah 158 karung dengan bobot surat suara sebanyak 216-230 per karungnya. Kali ini surat suara yang di coblos yaitu capres 01 dengan Caleg DKI Dapil 2 Nasdem nomor 2. Terdapat juga beberapa lembar surat suara tercoblos caleg Demokrat nomor urut 3. 

10. Jumlah keseluruhan surat suara di dua lokasi berjumlah 40 ribu-50 ribu surat suara. 

11. Demikian untuk menjadi periksa

 

Kuala Lumpur, 11 April 2019
Yaza Azzahara Ulyana
Ketua Panwaslu KL

Bagikan: