Pikiran Rakyat
USD Jual 14.605,00 Beli 14.305,00 | Sebagian berawan, 26.3 ° C

Serang Miliki 500 Industri tapi Pengangguran Tetap Banyak

Tim Pikiran Rakyat
null
null

SERANG,(PR).- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyebutkan jika pengangguran masih menjadi permasalahan yang sulit ditangani hingga menjelang masa akhir jabatannya. Oleh karena itu Pemkab Serang akan duduk bersama dengan industri dan balai latihan kerja guna menyerap angka pengangguran tersebut.

Hal itu terungkap dalam rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Daerah Tahun 2018 di Gedung DPRD Kabupaten Serang, Kamis 4 April 2019.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, hasil capaian kinerja Pemkab Serang yang dirilis oleh Badan Pusat Statitistik (BPS) untuk angka IPM keseluruhan masih belum muncul. “Kita lihat yang tadi saya sampaikan Alhamdulillah ada kenaikan walaupun ada yang masih kecil dan ada yang signifikan,” ujarnya.

Tatu mengatakan, apa yang masih belum optimal ini tentunya menjadi bahan masukan dan evaluasi untuk kinerja 2019 yang sedang berjalan ini. Kemudian juga untuk perencanaan di 2020 kedepan. “Karena target-target kan sudah ada di RPJMD. Jadi diakhir masa jabatan saya pastinya harus tercapai yang sudah tercantum di RPJMD,” katanya.

Secara spesifik ia menjelasakan, untuk target IPM tahun 2018 sebesari 66,55 point, angka kemiskinan dari target 18,26 turun tercapai diangka 18,01. Kemudian indeks kualitas lingkungan hidup juga meningkat, pad atahun 2018 ditargetkan 63,00 point dan tercapai diangka 65,95 point. Begitu pula pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 ditargetkan 5,12 persen dan tercapai 5,47 persen.

Kemudian untuk indeks kepuasan masyarakat pada tahun 2018 ditargetkan masuk dalam kategori Nilai B dan akhir 2018 tercapai target. Sedangkan untuk tingkat pengangguran terbuka, walau ada penurunan tapi tetap hasilnya belum signifikan.

Menurut dia, untuk menyelesaikan masalah pengangguran itu tentunya Pemda harus duduk bersama dengan industri dan balai latihan kerja. Karena jika tidak duduk bersama, maka tidak akan selesai masalah pengangguran di Kabupaten Serang. “Kita bisa menganggarkan melatih tapi kalau industri tidak menyiapkan untuk menerima percuma. Terus pelatihan seperti apa itu ada di industri,” tuturnya kepada wartawan Kabar Banten, Dindin Hasanudin.

Tatu mengakui jika masalah pengangguran ini masih sulit untuk diselesaikan. “Yang pasti tadi kan di pendidikan, kesehatan sudah lumayan, tinggal di pengangguran belum. Kalau di infrastruktur insyallah capaiannya masuk (tercapai), untuk jalan kewenangan Pemda. Yang masih berat ini di pengangguran pr masih banyak,” katanya.

Sementara itu, menyikapi soal pengangguran yang masih sulit diatasi, Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin mengatakan, Kabupaten Serang memang memilliki lebih dari 500 industri. Tapi dalam hal ini persoalan rekrutmen karyawan yang harus diperbaiki kedepannya. “Maknaya Pemda harus melakukan pengawasan continue atau MoU perjanjian dengan perusahaan terkait tentang penerimaan karyawan terutama yang non skill harus orang pribumi,” ujarnya.***

Bagikan: