Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Langit umumnya cerah, 21.6 ° C

Hanya Digelar Dua Hari, Ada 18.148 Lowongan Kerja di Bursa Kerja Nasional 2019

Satrio Widianto
ILUSTRASI lowongan kerja.*/ADE BAYU INDRA/PR
ILUSTRASI lowongan kerja.*/ADE BAYU INDRA/PR

JAKARTA, (PR).- Wakil Presiden Jusuf Kalla secara resmi membuka Talent Fest dan Bursa Kerja Nasional Tahun 2019 di Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta, Jumat 22 Maret 2019. Terdapat 200 stan yang menyediakan 18.148 lowongan kerja meliputi 1 242 jabatan dari 157 perusahaan berbagai sektor, seperti perusahaan startup. Bursa kerja ini akan berlangsung selama dua hari. 

Para pencari kerja banyak yang sudah hadir di tempat acara. Mereka tampak antusias dan tidak sedikit yang berasal dari luar Jakarta. Mereka yang baru lulus kuliah langsung mengincar pekerjaan sesuai minat dan jurusan. Ada pula yang mengincar pekerjaan baru untuk mendapatkan gaji lebih besar dari pekerjaan sebelumnya.

Pada kesempatan itu, Jusuf Kalla mengatakan, perkembangan industri di era revolusi industri 4.0 memberikan dampak perubahan pada model bisnis dan industri. Untuk itu, penguasaan dan penerapan teknologi harus dilakukan sebaik mungkin, baik oleh perusahaan pemberi kerja maupun para pencari kerja.

Menurut Wapres,  kegiatan yang mempertemukan antara pemberi kerja dan pencari kerja ini sangat penting. Karena selain bursa kerja, juga dilakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kolaborasi antar-perusahaan pemberi kerja, maupun antara pemberi kerja dengan pencari kerja.

"Oleh karenanya upaya kita semua untuk membuka lapangan kerja harus dibarengi dengan dilaksanakan pembangunan investasi dan juga peningkatan mutu dari karyawan kita, masyarakat kita, melalui pendidikan dan pelatihan," kata JK.

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri menyatakan, program Talent Fest dan Bursa Kerja Nasional ini merupakan kolaborasi dari Pameran Kesempatan Kerja (Job Fair) Nasional, pemberian penghargaan kepada perusahaan terbaik yang mempekerjakan risabilitas, penandatanganan perjanjian kerjasama dengan tenaga kerja mandiri, serta Forum Talent Talk.

"Dalam rangka menjalankan instruksi Bapak Presiden RI untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja dalam mengurangi angka pengangguran di tanah air sesuai dengan perkembangan revolusi industri 4.0, maka Talent Fest dan Bursa Kerja Nasional dilaksanakan dengan terobosan baru yang bekerjasama dengan platform start up karya anak bangsa," kata Hanif dalam laporannya.

Hanif menambahkan, Talent Fest dan Bursa Kerja Nasional ini diikuti 200 stan mencakup perusahaan dari berbagai sektor yang menyediakan lebih dari 18.000 lowongan kerja. "Kami menargetkan selama dua hari ini, akan mampu menghadirkan 15.000 pencari kerja untuk datang mencoba memenuhi kebutuhan lowongan kerja yang ditawarkan," ujarnya.

Selain itu, sebagai bentuk respons terhadap revolusi industri 4.0, Talent Fest ini juga ditujukan untuk mewadahi kolaborasi antara forum start up di Indonesia serta jejaring pekerjaan di berbagai bidang.

"Kami ingin mempersiapkan lapangan kerja dan tenaga kerja yang andal dalam menyongsong revolusi industri 4.0. Kita harus buktikan siap menghadapi revolusi 4.0," jelas Hanif.***

Bagikan: