Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Sedikit awan, 20.1 ° C

Longsor Makam Imogiri Ditangani Dinas PU dan ESDM

Wilujeng Kharisma
WARGA melihat bekas longsor di Kompleks Makam Raja Mataram, Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, Senin, 18 Maret 2019. Hujan deras yang turun sejak Sabtu, 16 Maret 2019 mengakibatkan longsor di sisi timur kompleks Makam Raja Mataram.*/ANTARA FOTO
WARGA melihat bekas longsor di Kompleks Makam Raja Mataram, Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, Senin, 18 Maret 2019. Hujan deras yang turun sejak Sabtu, 16 Maret 2019 mengakibatkan longsor di sisi timur kompleks Makam Raja Mataram.*/ANTARA FOTO

YOGYAKARTA, (PR).- Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) siapkan penanganan khusus untuk mencegah kerusakan yang lebih besar di kompleks Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Kabupaten Bantul yang salah satu bagian taludnya mengalami longsor pada Minggu, 17 Maret 2019.

"Memang ada wilayah Kawasan Strategis Kasultanan yang memang harus ditangani secara khusus karena memang itu kawasan cagar budaya dan dari tingkat kebencanaannya memerlukan koordinasi yang solid," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Gatot Saptadi seusai rapat penanganan kerusakan Makam Raja-Raja Mataram di Kantor Kepatihan, Yogyakarta, Rabu, 20 Maret 2019.

Menurut Gatot, untuk mencegah kerusakan yang lebih besar di Kompleks Makam Raja-Raja Mataram, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan ESDM DIY akan melakukan upaya darurat dengan memasang terpal di bagian yang longsor untuk mengurangi resapan air ke dalam tanah yang kondisinya sudah labil.

"Teman-teman PU sudah mempersiapkan langkah salah satunya pemasangan terpal tetapi terkedala kondisi lokasi kemiringan tanah yang cukup tinggi, tetapi akan kami coba terus," ucapnya.

Langkah selanjutnya, kata dia, akan dicoba dengan menggunakan teknologi semen sprayer agar lapisan tanah lebih rigit dan kaku atau dengan mencermati genangan air di permukaan. "Itu untuk kondisi darurat mudah-mudahan bisa mengurangi atau memberhentikan kerusakan yang lebih besar lagi," ujarnya.

Setelah upaya darurat, Gatot melanjutkan, langkah yang akan ditempuh selanjutnya adalah penanganan permanen. Saat ini Pemda DIY tengah menyiapkan anggaran dan menentukan waktu pelaksanaan rekonstruksi di kompleks makam tersebut. "Dalam waktu sebulan atau dua bulan ini rekonstruksi perbaikan bisa kita lakukan," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, bencana longsor di Imogiri, Bantul setelah terjadi hujan seharian dengan intensitas sedang hingga lebat. Talud di bagian depan Makam Raja-raja Mataram yang berlokasi di Kecamatan Imogiri, Bantul menjadi salah satu titik yang mengalami longsor.
 

Tim SAR lanjutkan pencairan korban longsor

Tim Pencarian dan Penyelamatan Gabungan kembali melakukan pencarian terhadap dua korban hilang tertimbun material tanah longsor di Pedukuhan Kedung Buweng, Desa Wukirsari, Bantul. "Pada hari ini Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian H+3 terhadap dua korban hilang tertimbun longsor atas nama Supatmi (50) dan Rutfi Kusuma Putri (9)," kata Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Yogyakarta Pipit Eriyanto.

Pipit mengatakan, pencarian pada hari ketiga terhadap dua korban yang masih hilang tertimbun tanah longsor di Kedung Buweng sejak Minggu, 17 Maret 2019 tersebut, menggunakan tiga unit ekskavator dan peralatan ektrikasi dan evakuasi lainnya.

Menurutnya, pencarian oleh Tim SAR gabungan terhadap kedua korban dibagi menjadi tiga Search And Rescue Unit (SRU), yang mana SRU pertama dari Basarnas dan potensi SAR lainnya membersihkan puing yang dimungkinkan menimpa korban.SRU dua yang terdiri dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kodim Bantul dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) melakukan pengerukan tanah atau material longsor dengan menggunakan dua alat berat.

"Kemudian SRU III pencarian dengan menggunakan satu unit ekskavator untuk membuat akses jalan," ujarnya. 

Dalam pencarian korban tersebut melibatkan unsur dari Basarnas Yogyakarta 10 orang, Kodim Bantul berjumlah 25 orang, aparat kepolisian berjumlah 10 orang, BPBD Bantul sebanyak 20 orang dan relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) berjumlah 17 orang.***

Bagikan: