Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Langit umumnya cerah, 15.5 ° C

KKP Telah Menangkap 20 Kapal Pelaku Illegal Fishing

Tia Dwitiani Komalasari
ILUSTRASI kapal illegal fishing.*/ DOK. PRFM
ILUSTRASI kapal illegal fishing.*/ DOK. PRFM

JAKARTA, (PR).- Kapal pengawas perikanan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menangkap 20 kapal yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal sejak Januari sampai 17 Maret 2019. Dari jumlah tersebut, 16 diantaranya merupakan kapal perikanan asing.

"Kapal perikanan asing tersebut, sebanyak sembilan diantaranya berbendera Vietnam dan tujuh lainnya berbendera Malaysia. Sementara empat diantaranya merupakan kapal perikanan indonesia (KII),"ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Agus Suherman, di Jakarta, Selasa 19 Maret 2019.

Agus mengatakan penangkapan kapal perikanan ilegal terakhir kali dilakukan Minggu 17 Maret 2019. Kapal Pengawas Hiu Macan 01 berhasil mengamankan dua kapal perikanan asing berbendera Vietnam. Dua kapal itu tertangkap tangan sedang melakukan kegiatan illegal fishing di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) Laut Natuna Utara.

Menurut Agus, penangkapan atas kapal dengan nama lambung KM BV 92746 TS berukuran 65 GT dan KM BV 92747 TS berukuran 90 GT. Kedua kapal tersebut masing-masing mengangkut tiga dan 11 orang Awak Kapal Perikanan (ABK) berkewarganegaraan Vietnam.

“Kedua kapal tersebut tidak dilengkapi dokumen perizinan dari Pemerintah Indonesia. Mereka beroperasi secara berpasangan dengan menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan yang dilarang di negara kita, yaitu pair trawl,” jelas Agus.

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua kapal diduga melanggar Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang perikanan. Mereka diancam pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar.***

 

Bagikan: