Pikiran Rakyat
USD Jual 14.635,00 Beli 14.335,00 | Umumnya berawan, 23.8 ° C

RSUD Wonosari Siap Tambah Ruangan untk Caleg Depresi

Wilujeng Kharisma
Depresi/CANVA
Depresi/CANVA

GUNUNGKIDUL, (PR).- Pemungutan suara dalam pemilihan umum (pemilu) 2019 semakin dekat, banyak pihak sedang bersiap. Bukan hanya lembaga penyelenggara pemilu, aparat keamanan, dan para calon, tapi juga institusi kesehatan bersiap untuk menangani dampak pascapemilu.

Salah satu dampak yang harus diantisipasi nantinya adalah upaya bunuh diri. RSUD Wonosari Gunungkidul, Jawa tengah, pun sudah bersiap untuk meningkatkan pelayanan tentang kesehatan jiwa kepada masyarakat.

Peningkatan pelayanan itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya warga yang mengalami depresi akibat terdampak kegagalan dalam pencalonan legislatif. Depresi itu seringkali menjadi salah satu sebab seseorang ingin mengakhiri hidupnya.

“Ada dua cara yang akan kita lakukan, yakni menambah ruangan khusus dan memberikan jam layanan khusus untuk konsultasi,” kata Psikiater RSUD Wonosari, dr Ida Rochmawati, Minggu, 17 Maret 2019.

Harapan tidak sesuai kenyataan

Penyebab depresi, kata Ida, karena adanya ketidaksesuaian antara harapan dengan kenyataan. Pada saat kondisi seperti ini, maka seseorang akan mengalami beberapa tahapan kedukaan, mulai dari menyangkal, marah, hingga mulai berpikir antara bisa menerima apa yang terjadi atau tidak. Jika tidak bisa menerima, maka seseorang akan memasuki fase depresi.

Menurut Ida, proses penyembuhannya sangat tergantung kepada kondisi psikis masing-masing. Karena itulah, jika kondisinya semakin parah, pasien harus segera berkonsultasi ke psikater atau dokter spesialis kejiwaan.

Depresi itu dikatakannya mungkin akan dialami para calon legislatif (caleg) yang tidak terpilih. “Untuk membantu pemulihan kondisi kejiwaan, poli jiwa di RSUD Wonosari siap memberikan layanan konsultasi,” ucap Ida.

Sementara itu, Direktur RSUD Wonosari, dr Heru Sulistyowati, mengatakan, untuk layanan kesehatan jiwa sudah tersedia di Poliklinik Jiwa. Namun demikian, apabila setelah pemilu terdapat lonjakan jumlah kunjungan karena banyaknya caleg yang depresi, maka RSUD Wonosari menyiapkan ruang lain untuk pelayanan. 

Langkah yang dilakukan RSUD Wonosari ini juga berkaitan dengan meningkatnya kasus bunuh diri yang selama ini disebabkan karena korbannya mengalami depresi. Dalam upaya pencegahan, Bupati Gunungkidul juga meminta kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam melakukan pencegahan bunuh diri.***

Bagikan: