Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Sebagian berawan, 21.6 ° C

Menyusul Penangkapan Romahurmuziy, KPK Segel Ruang Kerja Kakanwil Kemenag Jawa Timur

Yusuf Wijanarko
KETUA Umum PPP Romahurmuziy mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu 16 Maret 2019.*/ANTARA
KETUA Umum PPP Romahurmuziy mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu 16 Maret 2019.*/ANTARA

SURABAYA, (PR).- KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menyegel ruang kerja Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur di Jalan Raya Juanda, Kabupaten Sidoarjo untuk pengembangan pemeriksaan lebih lanjut terkait operasi tangkap tangan (OTT) dugaan kasus jual-beli jabatan di Kanwil Kemenag Jawa Timur yang melibatkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy .

Humas Kanwil Kemenag Jawa Timur Markus, di Sidoarjo, Sabtu 16 Maret 2019 mengatakan, pihaknya akan kooperatif dengan KPK apabila membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut di Kanwil Kemenag Jawa Timur.

"Kanwil Kemenag Jawa Timur siap membantu KPK agar kasus dugaan jual-beli jabatan di tubuh instansi ini cepat selesai," ucap dia seperti dikabarkan Antara.

Ia mengatakan, Kanwil Kemenag Jawa Timur prihatin dengan kasus tertangkapnya kepala kanwil mereka.

"Terkait OTT, tidak akan berpengaruh pada pelayanan di Kanwil Kemenag Jawa Timur. Sebab, pelayanan di kantor ini sudah tersistem sehingga tetap bisa berjalan meskipun Kakanwil Kemenag Jawa Timur sudah menjadi tersangka," ujarnya.

Menurut dia, menyoal kebijakan apakah akan ada Plh. ataukah Plt. Kepala Kanwil, hal itu ditentukan setelah ada keputusan dari Kementerian Agama. Demikian pula dengan kebijakan di Kantor Kemenag Kabupaten Gresik usai OTT.

"Kanwil Jawa Timur tidak bisa begitu saja mengambil alih kebijakan di kantor Kemenag Kabupaten Gresik," katanya.

Kemenag seharusnya menjadi contoh

KPK menyesalkan adanya kasus tindak pidana korupsi dalam pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama Tahun 2018-2019.

"KPK sangat miris dan menyesalkan terjadinya kembali jual-beli jabatan di kementerian yang seharusnya memberikan contoh baik bagi instansi lain," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Sabtu 16 maret 2019 sebagaimana dikabarkan Antara.

Apalagi, kata Laode M Syarif, Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi pada Kementerian Agama 2018-2019 diharapkan menutup ruang korupsi.

"Dan menjadi ajang penjaringan ASN (Aparatur Sipil Negara) dengan kompetensi terbaik untuk jabatan yang tepat sehingga dapat bekerja maksimal melayani rakyat," ucap Laode M Syarif.

KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama Tahun 2018-2019.

Diduga sebagai penerima adalah anggota DPR periode 2014-2019 Romahurmuziy. Diduga sebagai pemberi yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin.***

Bagikan: