Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Umumnya berawan, 22 ° C

Empat Tempat Hiburan Malam di Ciruas Buka Segel Tanpa Izin

Tim Pikiran Rakyat
SALAH satu tempat hiburan di Kec. Ciruas kembali beroperasi dengan membuka segel tanpa izin.*/DINDIN HASANUDIN/KABAR BANTEN
SALAH satu tempat hiburan di Kec. Ciruas kembali beroperasi dengan membuka segel tanpa izin.*/DINDIN HASANUDIN/KABAR BANTEN

SERANG,(PR).- Sebanyak empat tempat hiburan malam di Kecamatan Ciruas Kab. Serang yang sempat disegel petugas beberapa waktu lalu kembali beroperasi dengan membuka segel tanpa izin. Ke empat tempat tersebut yakni Cafe King Oloan, Scorpions, Betha, dan Pardamuan‎.

Kasi Lidik dan Sidik Dinas Satpol PP Kabupaten Serang, Arif mengatakan, sebelum semua izinnya lengkap seharusnya mereka tidak boleh beroperasi. Ia pun mengaku selama ini sudah mengimbau kepada semua pemilik tempat hiburan untuk melengkapi berkas perizinan dan menyampaikan kepada Dinas Satpol PP. "‎Mereka sebetulnya gak boleh buka, tapi sekarang ini kita masih menunggu perintah pimpinan gimana langkah langkah kita nanti," ujarnya, Kamis 14 Kamis 2019.

Sementara, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Hanafi membenarkan kabar dibukanya segel tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima segel tersebut telah dibuka  sejak tiga hari yang lalu. 

Namun demikian cara mereka tersebut dianggap telah melanggar aturan, karena membuka segel tanpa seizin Dinas Satpol PP. "Khusus yang King Oloan sebetulnya sudah ada IMBnya untuk ruko, makanya kita kasih dispensasi, tapi tidak boleh adanya aktivitas menjual minumen keras. Kalau untuk yang tiga tempat hiburan lainnya tidak ada sama sekali izinnya, apakah itu izin yang sifatnya manual atau OSS," ujarnya kepada wartawan Kabar Banten, Dindin Hasanudin.

Oleh karena itu ia mengaku akan‎ melakukan penyegelan kembali. Kemudian jika segel ini dirusak kembali pihaknya akan membuat laporan ke kepolisian. "Teman-teman PPNS kemarin sudah melakukan koordinasi dengan Korwas PPNS di Polres Serang, hasilnya pertama akan kita lakukan segel kembali, kalau dirusak kembali maka kita buatkan LPnya (laporannya),‎ itu yang diminta oleh polres, itu menjadi domain polres," katanya.

Ia juga mengaku beberapa hari yang lalu sudah melaporkan ke Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa terkait rencana penyegelan tempat hiburan ini. Hasilnya, Wakil Bupati menyarankan agar disegel kembali dengan catatan sarana yang ada didalam di tempat hiburan itu dikeluarkan. "Ini untuk mengurangi potensi kembalinya beroperasi tempat hiburan malam tersebut," tuturnya.***

Bagikan: