Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Umumnya berawan, 22 ° C

Pertamina Hadirkan E-Mas Bayu dan E-Mbak Mina

Eviyanti
ENERGI Mandiri Tenaga Surya dan Angin/EVIYANTI
ENERGI Mandiri Tenaga Surya dan Angin/EVIYANTI

CILACAP, (PR).- PT Pertamina meresmikan Program Unggulan Proper E-Mas Bayu (Energi Mandiri Tenaga Surya dan Angin) dan program E-Mbak Mina (Energi Mandiri Tambak Ikan) di Dusun Bondan Desa Ujungalang Kecamatan Kampung Laut Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.

 Peresmsian tersebut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Direktur Pengolahan Pertamina Budi Santoso Syarif, serta  General Manajer Pertamina RU IV Cilacap Joko Priyono, Selasa 5 Maret 2019.

Siti Nurbaya, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap program E-Mas Bayu dan E-Mbak Mina yang dikembangkan Pertamina.

''Daerah seperti Dusun Bondan adalah remote atau daerah terisolasi. Untuk memenuhi kebutuhan listrik, yang paling baik memang harus dibangun sistem listrik secara mandiri,'' katanya.

Sistem pembangkit dan jaringan listrik yang dibangun Pertamina, menurut dia, termasuk kategori sistem offgrid. Artinya, listrik yang dihasilkan tidak masuk ke jaringan listrik PLN, tapi langsung didistribusikan kepada masyarakat.

"Mungkin untuk daerah-daerah remote di Tanah Air, bisa dikembangkan pembangkit mandiri seperti ini. Di luar negeri banyak pembangkit yang offgrid seperti ini," katanya.

Direktur Pengolahan Pertamina Budi Santoso Syarif mengatakan, pengembangan program E-Mas Bayu merupakan bentuk komitmen Pertamina mengembangkan energi bersih berwawasan lingkungan.

“Pada hari ini, Pertamina RU IV mendapatkan rekor MURI Kilang dengan Rumah Terbanyak Menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya terbesar di Indonesia dengan kapasitas 1 Megawatt,'' katanya.

Untuk itu, dalam hal penerapan energi baru dan terbarukan, Pertamina RU IV tercatat telah menerima penghargaan Subroto Award Tahun 2018. Penggunaan energi bersih antara lain diterapkan di kawasan Perkantoran RU IV.

Sementara untuk pengembangan listrik terbarukan di Dusun Bondan, General Manajer Pertamina RU IV Cilacap Joko Priyono mengatakan, program E-Mas Bayu telah menghasilkan 180 kw/bulan serta menyumbang penurunan emisi sebesar 1.1 ton eq.CO2/Bulan.

Pemanfaatan Program E-Mas Bayu dan E-Mbak Mina mampu mengaliri 37 rumah dengan energi baru terbarukan.

Program itu juga mampu membentuk kelompok baru Pengelola PLTH dengan kemampuan pengelolaan listrik.

Program tesebut memanfaatkan sumber daya alam melalui teknologi hybrid one pole yang merupakan perpaduan antara panel surya dan kincir angin.

"Ke depan, kami akan terus kembangkan agar seluruh warga Bondan yang belum terjangkau aliran listrik bisa mendapat pasokan listrik dari program E-Mas Bayu,'' katanya.***

Bagikan: