Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Umumnya berawan, 21.9 ° C

Waspada Curah Hujan Tinggi pada Akhir Februari

Tim Pikiran Rakyat
Hujan/DOK. PR
Hujan/DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peningkatan curah hujan pada akhir Februari 2019 di sebagian besar wilayah Indonesia.

Dilaporkan Kantor Berita Antara, Deputi Bidang Meteorologi Mulyono R Prabowo mengatakan, peningkatan curah hujan disebabkan oleh beberapa faktor. Antara lain adanya sirkulasi siklonik di sekitar wilayah Sumatera juga sirkulasi tertutup di Kalimantan Barat dan Selat Makassar. Kondisi ini membentuk belokan dan pertemuan angin yang menyebabkan massa udara akan cenderung terkonsentrasi di wilayah tersebut.

Kondisi udara yang relatif lebih lembab juga mendukung pertumbuhan awan-awan hujan. Diperkirakan keadaan ini akan berlangsung hingga tiga hari ke depan. Selanjutnya, aktivitas sirkulasi ini akan menurun. Area pertemuan atau belokan angin ini juga akan mendukung pertumbuhan awan.

Wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat serta hujan disertai kilat, petir, dan angin kencang untuk periode 23 - 25 Februari 2019, antara lain Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Papua.

Sementara wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat, petir dan angin kencang untuk periode 26 - 28 Februari 2019, antara lain Sumatera Barat, Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, Kepulauan Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua dan Papua Barat.

Potensi gelombang tinggi 2,5 meter hingga 4 meter diperkirakan terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa Barat hingga Jawa Timur, Perairan Bitung, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Perairan Utara Halmahera, Laut Halmahera, Laut Maluku bagian Utara, Perairan Raja Ampat-Sorong, Perairan Manokwari, Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua, Perairan Utara Biak, Perairan Utara Jayapura-Sarmi.

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak lanjutan yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.***

Bagikan: