Pikiran Rakyat
USD Jual 14.603,00 Beli 14.303,00 | Sebagian cerah, 29.2 ° C

TKN Sebut Ungkapan Jokowi Soal Lahan Tak Terkait Personal Prabowo

Tim Pikiran Rakyat
Pilpres 2019.*/DOK. PR
Pilpres 2019.*/DOK. PR

BANDUNG, (PR) - Pada debat Capres edisi kedua yang digelar Minggu 17 Februari 2019 kemarin, keluar pernyataan dari Capres 01, Joko Widodo yang menyinggung soal tanah ratusan ribu hektare milik Prabowo Subianto. Jokowi menyebut Prabowo memiliki lahan mencapai 340 ribu hektare di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah. Penyataan itu pun kemudian ramai di media sosial, lantaran Jokowi dinilai menyerang pribadi Prabowo. 

Menanggapai hal itu, Juru Bicara TKN (Tim Kemenangan Nasional) Jokowi-Maruf, Tb Ace Hasan Syadzily mengatakan, pernyataan Jokowi tersebut bukan menyerang pribadi Prabowo. Namun, memberikan gambaran mengenai kebijakan redistribusi aset, bahwa penguasaan lahan tidak boleh konsesinya diberikan kepada satu atau dua orang. 

"Itu bukan menyerang personal, tapi soal kebijakan redistribusi aset bahwa penguasaan lahan tidak bisa diberikan kepada satu atau dua orang, tapi diberikan kepada rakyat," kata Ace saat on air di radio jaringan Pikiran Rakyat, PRFM. 

Hal itu menurut Ace, diimplementasikan oleh Jokowi pada program Jokowi saat ini seperti perhutanan sosial dan sertifikasi tanah. "Penggunaan tanah tidak boleh didominasi sampai ribuan hektare oleh satu atau dua orang. Pak Jokowi sebetulnya mengingatkan apa yang telah diberikan kepada Prabowo oleh pemerintah sebelumnya yang menguasai lahan HGU (Hak Guna Usaha) sampai 380 ribu hektare, itu sesuatu yang sangat luas. Tidak boleh kekayaan negara dikelola satu orang," katanya.

Dikatakannya, kepemilikan ratusan ribu hektar lahan Prabowo menunjukkan bahwa pernyataan Prabowo soal kepentingan rakyat selama ini keliru. Prabowo selama ini selalu berbicara pasal 33 UUD 1945 soal air, tanah dan udara yang dikuasai negara, namun menurut Ace, Prabowo lupa bahwa penguasaan terhadap lahan tanah, air, udara tersebut sepenuhnya dipergunakan untuk kepentingan rakyat.

"Penguasaan lahan tanah, air, udara sepenuhnya dipergunakan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk Prabowo sendiri. Bisa dibayangkan 380 ribu hektare, jika penggunaannya dibagi untuk rakyat, akan ada berapa ribu rakyat yang bisa menikmati itu, poinnya disitu," pungkasnya. (Rian Firmansyah/PRFM)***

Bagikan: