Pikiran Rakyat
USD Jual 14.353,00 Beli 14.053,00 | Sebagian berawan, 22.7 ° C

Lion Air Tergelincir, Tiga Penerbangan Terganggu

Fani Ferdiansyah
ILUSTRASI Pesawat Lion Air.*/ANTARA
ILUSTRASI Pesawat Lion Air.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Insiden tergelincirnya pesawat Lion Air JT 714 pada Sabtu 16 Februari 2019, membuat landasan pacu Bandara Supadio Pontianak ditutup sementara.

Executive General Manager Bandara Supadio Jon Mukhtar Rita dalam keterangannya di Jakarta, menjelaskan pesawat Lion Air JT 714 berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan tiba di Supadio sekitar 13.50 WIB, mendarat dengan mengalami "overrun" atau tergelincir dan membuat landasan pacu tidak dapat digunakan, atau dalam kondisi block runway pada pukul 15.15 WIB.

"Kami saat ini tengah berupaya memindahkan pesawat tersebut agar landasan pacu dapat kembali malam ini digunakan untuk penerbangan dari dan ke Supadio, Pontianak," ujarnya, seperti dilaporkan Kantor Berita Antara.

Adapun saat mendarat, cuaca di bandara dalam keadaan hujan deras. Jumlah penumpang dalam penerbangan tersebut adalah 180 penumpang dan dua bayi, di mana semua penumpang dalam kondisi selamat, dan telah berhasil dievakuasi keluar dari pesawat ke terminal Bandara Internasional Supadio.

Akibat kejadian ini ada tiga penerbangan yang terdampak yakni NAM Air nomor penerbangan IN-156 (return to apron/ kembali ke apron), Citilink QG-415 (return to base/kembali ke bandara asal), dan Garuda Indonesia GA-154 (return to base).

"AP II memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi di Bandara Supadio," katanya.

Untuk diketahui, pesawat Lion Air JT 714 rute Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) tujuan Bandar Udara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat (PNK) tergelincir sehingga keluar landasan pacu sesaat setelah mendarat di Pontianak sekitar pukul 15.10 WIB.

"Saat situasi ini terjadi, jarak pandang dilaporkan memenuhi persyaratan pendaratan dan kondisi hujan," ujar Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Air Group saat memberikan keterangan pers.

Ia menjelaskan, penerbangan Lion Air JT-714 hari tersebut telah dipersiapkan secara baik. "Penerbangan Lion Air JT-714 hari ini dipersiapkan secara baik. Pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LPS sebelum dioperasikan sudah dilaksanakan pengecekan lebih awal dan dinyatakan laik terbang," kata dia.

Danang menyebutkan, penerbangan JT-714 membawa tujuh kru dengan 180 penumpang dewasa dan dua bayi. Pesawat lepas landas dari Soekarno-Hatta pukul 13.50 WIB.

"Seluruh penumpang dan kru sudah dievakuasi dengan keadaan selamat. Saat ini sudah berada di ruang terminal bandar udara untuk mendapatkan layanan terbaik," kata dia.

Lion Air bekerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan proses evakuasi pesawat dan langkah berikutnya. Lion Air pun menyampaikan permohonan maaf atas kondisi dan ketidaknyamanan yang timbul.

"Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu. Lion Air akan menginformasikan lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terbaru," ucapnya.***

Bagikan: