Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Cerah, 27.3 ° C

Semangat Berhijrah, Belasan Narapidana Nusakambangan Serentak Hapus Tato

Eviyanti
DOK DITJEN PAS.*
DOK DITJEN PAS.*

CILACAP, (PR).- Belasan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kembangkuning di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah ramai-ramai menghapus tato sebagai bentuk semangat berhijrah.

Mereka berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk menghilangkan tato dalam Gerakan Hapus Tato, sebuah program kerjasama antara Islamic Medical Service (IMS) dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS) yang diselenggarakan Lapas Kembangkuning, Sabtu 9 Februari 2019.

Gerakan Hapus Tato ini disambut antusias, salah satunya oleh IK. "Jika masih bisa, kami juga ingin kembali dengan bersih memenuhi panggilan Tuhan," kata salah satu dari belasan napi yang ikut mendaftar hapus tato tersebut. 

Tidak sedikit pula dari mereka yang mengaku menyesal karena tidak berfikir panjang saat memutuskan untuk memenuhi tubuh mereka dengan tato. Seperti yang dikatakan TN, Narapidana kasus pembunuhan yang masih harus menjalani masa pidananya selama 6 tahun lagi di Lapas Kembangkuning.

"Kami takut kalau penebusan dosa kami di Lapas ini, ibadah kami, tidak ada artinya di hadapan Allah hanya karena sebuah tato," ujarnya. 

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana di Lapas Kembangkuning Nusakambangan, Sudiro mengatakan, pihak Lapas tidak pernah memaksa mereka untuk hapus tato. "Hapus tato merupakan program sukarela, murni inisiatif  mereka  untuk ikut dalam program gerakan hapus tato," ungkap Sudiro dalam rilis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) yang diterima Pikiran Rakyat. 

Sudiro menyatakan bahwa gerakan hapus tato yang merupakan kerjasama antara Islamic Medical Service (IMS) dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) menghadirkan banyak manfaat. "Program ini sangat dinanti dan sangat berguna untuk memberikan motivasi, harapan dan semangat baru bagi para napi yang ingin berubah menjadi lebih baik," tutur Sudiro.

Sementara itu, Direktur Islamic Medical Service, Imron Faizin yang juga turut hadir dalam kegiatan itu menyatakan pihaknya sangat senang dapat membantu sekaligus memberikan semangat hijrah bagi para warga binaan.

"Ini kesempatan yang sangat baik. Kami juga merasa beruntung bisa ikut berpartisipasi membantu pembinaan warga binaan, program tersebut telah memberikan suntikan semangat hijrah. Semoga hal tersebut  menjadi jalan yang lebih yang baik dan ibadah bagi mereka dan kita semua" tambahnya.***

Bagikan: