Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Berawan, 22.4 ° C

Setelah Senam Bersama Emak-emak, Sandiaga Uno Dijadwalkan Kunjungi Cibaduyut

Dewiyatini
CALON Wakil Presiden Sandiaga Uno menyapa pendukungnya usai menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin 14 Januari 2019 lalu.*
CALON Wakil Presiden Sandiaga Uno menyapa pendukungnya usai menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin 14 Januari 2019 lalu.*

BANDUNG,(PR).- Kampanye di Bandung, Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno fokus pada generasi milenial, UMKM, dan lapangan pekerjaan. Hal itu sempat diutarakan pada akhir tahun lalu, di mana dalam sisa masa kampanye akan fokus pada tiga bidang tadi.

Pada Rabu 23 Januari 2019, Sandiaga memulai aktifitasnya di Bandung, Jawa Barat, dengan berlari sejauh 3 km dari hotel yang ditinggalinya menuju Monumen Perjuangan, kawasan Dipatiukur. Ratusan orang menunggunya di depan hotel untuk berlari bersama. Ketika tiba di Monumen Perjuangan, Sandiaga senam bersama emak-emak.

Menurut Sandiaga, kegiatan senam itu akan memberikan tambahan pendapatan bagi pedagang kaki lima dan UMKM yang berada di sekitar lokasi. Ia berharap masyarakat terus mendukung keberadaan PKL karena bisa membantu meningkatkan daya beli masyarakat.

Kegiatan di Bandung ini, merupakan agenda hari ke dua Sandi di wilayah Jawa Barat. Pada Selasa, Sandi melakukan pertemuan dengan petani, milenials, petambak hingga menutup pelatihan OK OCE di Cikarang, Kabupaten Bekasi dan Karawang.

Kegiatan safari politik Sandi di Bandung akan dilanjutkan pada Kamis. Rencananya, Sandi menghadiri sejumlah agenda seperti mengunjungi sentra sepatu Cibaduyut dan deklarasi relawan Gemakopin di Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Pada kampanye sebelumnya, tema harga kebutuhan pokok menjadi fokus kampanye Sandiaga. Ia menilai harga tinggi dan daya beli masyarakat rendah. Pada kampanye sesi berikutnya, Sandiaga menurunkan tensi kampanye dengan fokus UMKM dan penciptaan lapangan pekerjaan.

“Harus dipastikan UMKM diberikan solusi atas permasalahannya karena UMKM ini merupakan gerbong terciptanya lapangan pekerjaan," ujarnya.***

Bagikan: