Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya berawan, 23.9 ° C

TKN Klaim Elektabilitas Jokowi di Jawa Barat Meningkat, Sandiaga Uno Janjikan Peningkatan Rasio Pajak

Yusuf Wijanarko
PILPRES 2019.*/REUTERS
PILPRES 2019.*/REUTERS

JAKARTA, (PR) - Elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Jawa Barat diklaim naik karena adanya dukungan para kepala daerah.

"Jabar menunjukkan tren naik karena tokoh-tokoh di Jabar memberikan dukungan kepada Pak Jokowi. Terakhir, Bupati Cirebon memberikan dukungan kepada kami," ujar Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma'ruf Amin Hasto Kristiyanto saat Safari Kebangsaan V di Jakarta, Minggu 20 Januari 2019.

Menurut Hasto Kristiyanto, para kepala daerah merasakan kepemimpinan Jokowi yang programnya tidak membeda-bedakan partai politik kepala daerah.

Sukabumi yang sebelumnya merupakan basis kekuatan kubu lain, disebutnya mulai mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin yang membangun infrastruktur dan membagikan KIS dan KIP.

Apabila Jokowi hanya pertimbangkan elektoral, tutur dia, Indonesia Timur tidak akan maju dan infrastrukturnya tidak dibangun.

"Pak Jokowi menempatkan upaya mengatasi ketidakadilan sebagai skala prioritas. Dengan demikian, wajar kepala daerah memberikan dukungan kepada Pak Jokowi," ucap dia sebagaimana diberitakan Antara.

Adapun kepala daerah di Jawa Barat yang mendukung pasangan nomor urut 01 di antaranya yakni wali kota Banjar, bupati Kuningan, bupati dan wali kota Cirebon, bupati Indramayu, bupati Subang, bupati Purwakarta, bupati dan wali kota Bekasi, bupati Bogor, bupati Ciamis, serta bupati Pangandaran.

Dalam survei yang dilakukan lembaga Indopolling Network di Jawa Barat pada periode 9-15 Oktober 2018, Jokowi-Ma'ruf Amin unggul tipis dari kompetitornya, Prabowo-Sandiaga Uno.

Jokowi-Ma'ruf Amin beroleh 27 persen suara sementara Prabowo-Sandiaga Uno beroleh 21,4 persen suara.

Keunggulan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jawa Barat menarik perhatian lantaran pada Pilpres 2014, perolehan suara Jokowi kalah oleh Prabowo.

Sandiaga Uno bicara rasio pajak

Pasangan Prabowo- Sandiaga Uno menyatakan siap memaparkan langkah-langkah untuk meningkatkan rasio pajak sebesar 16 persen dalam waktu dekat.

"Tidak bisa saya paparkan secara singkat karena pemaparannya butuh waktu sekira 40 menit atau lebih," kata Sandiaga Uno saat dicegat wartawan dalam kampanyenya di Surabaya, Sabtu 19 Januari 2019.

Dia menjanjikan akan memberikan pernyataan secara menyeluruh dalam waktu dekat terkait tekad pasangan Prabowo-Sandiaga Uno yang, jika memenangi Pilpres 2019, akan meningkatkan rasio pajak sebesar 16 persen.

Sandiaga Uno mengatakan, rasio pajak yang merupakan jumlah pajak pada suatu masa dibagi atau dibandingkan dengan produk domestik bruto (PDB) pada masa yang sama di Indonesia, selama ini selalu terus menurun.

"Ekonomi selama ini berkembang tapi belum ada reformasi pajak seperti yang dijanjikan. Di bawah Prabowo-Sandiaga Uno, kita akan tingkatkan itu," katanya.

Sandiaga Uno memastikan langkah-langkah peningkatan pajak rasio sebesar 16 persen akan disampaikan kepada publik segera dalam waktu dekat.

"Mungkin satu atau dua hari ke depan. Setelah saya menyelesaikan kunjungan dari Jawa Timur, akan saya paparkan langkah-langkahnya," ucapnya.***

Bagikan: