Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya cerah, 18.4 ° C

Debat Pendukung di Media Sosial Lebih Panas Ketimbang Debat Capres

Dewiyatini
CAPRES nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) berjalan bersama Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres dan Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis 17 Januari 2019. Debat tersebut mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.* ANTARA
CAPRES nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) berjalan bersama Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres dan Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis 17 Januari 2019. Debat tersebut mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.* ANTARA

BANDUNG,(PR).- Keriuhan debat calon presiden yang pertama di televisi, sebenarnya bukan perang yang paling ganas. Di media sosial, perang antar pendukung terus memanas.

Dari pengamatan Pikiran Rakyat, sebelum debat dimulai, perang di media sosial sudah dimulai lebih dulu. Beberapa tagar yang dibuat bahkan menjadi trending topic. Dua tagar yang menempati posisi teratas adalah #JokowiAminMenangDebat dan #PrabowoIndonesiaMenang.

Usai sesi pertama, jumlah cuitan dengan dua tagar tersebut sebanyak 52.000 cuitan untuk #JokowiAminMenangDebat dan 27.000 cuitan untuk tagar #PrabowoIndonesiaMenang. Jumlah cuitan bertambah secara signifikan pada sesi-sesi berikutnya.

Isi cuitan di dua tagar itu menunjukkan jenis konten berbeda. Para pendukung di #JokowiAminMenangDebat lebih banyak membuat meme dan infografis yang menunjukkan kelebihan pasangan yang didukungnya. Sementara pendukung #PrabowoIndonesiaMenang lebih banyak bermain kata-kata dalam cuitannya.

Bila merujuk pada jumlah cuitan, pendukung Jokowi dan Amin jauh meninggalkan cuitan pendukung Prabowo dan Sandi. Di awal hingga pertengahan debat, selisih cuitan dua rival tersebut separuhnya. Namun di akhir debat, selisih menipis yaitu #JokowiAminMenangDebat sebanyak 108.000 cuitan dan #PrabowoIndonesiaMenang sebanyak 75.000 cuitan.

Selain dua tagar tersebut, sejumlah tagar turut menghiasi perang komen dan dukungan di media sosial. Tagar tersebut antara lain #PakJokowi #PakPrabowo #DebatPilpresPertama2019 #RatnaSarumpaet dan #IraKoesno.

Menurut Pengamat Politik Universitas Padjadjaran Firman Manan, debat pertama itu belum menaikkan elektabilitas pasangan calon. Masih ada 4 debat lainnya yang ditunggu oleh para pemilih. Harapannya, dalam debat berikutnya pasangan calon dapat menawarkan program yang konkret pada pemilih.

Firman menyebutkan debat itu kesempatan besar bagi paslon untuk menjangkau para pemilih yang masih ragu dengan pilihannya.Firman menyebutkan rentangnya masih cukup tinggi. “Di Jawa Barat saja sekitar 20-30%. Ini jumlah yang besar. Jika di Jabar sebesar itu, di wilayah yang lain tidak berbeda,” ujarnya

Firman mengatakan para calon perlu mengelaborasi gagasan-gagasan yang dituangkan dalam visi misinya. Visi dan misi masih merupakan gambaran umum. Tapi dalam debat dapat dijabarkan secara konkret.***

Bagikan: