Pikiran Rakyat
USD Jual 14.243,00 Beli 13.943,00 | Hujan petir singkat, 22.6 ° C

Debat Capres 2019, KPU Sebar 500 Undangan

Tim Pikiran Rakyat
Pilpres 2019.*/DOK. PR
Pilpres 2019.*/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Debat perdana capres-cawapres Pilpres 2019 dijadwalkan digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis 17 Januari 2019 malam. Dalam debat pertama ini ada empat tema yang diangkat, yakni hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme. 

Untuk menyemarakan berlangsungnya debat, Komisi Pemilihan Umum telah menyebar 500 undangan bagi seluruh kalangan termasuk para pendukung masing-masing pasangan calon.

"Kita menyebar 500 undangan. Itu terbagi untuk alokasi undangan pendukung paslon masing-masing 100 orang. KPU juga mengundang 300 tokoh dari berbagai kalangan, mulai dari  tokoh masyarakat, akademisi, pemuka agama, tokoh pemuda, mahasiswa, LSM," kata Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan, saat on air di PRFM.

Tak hanya itu, beberapa mantan petinggi negara termasuk mantan presiden dan wakil presiden pun dijadwalkan akan hadir pada debat perdana pilpres kali ini. 

"300 undangan KPU meliputi mantan presiden dan wakil presiden," ujarnya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya mengimbau para pendukung pasangan capres cawapres tidak berkumpul di lokasi debat, Gedung Bidakara, Jakarta Selatan. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusuf, mengatakan para pendukung pasangan capres dan cawapres sebaiknya menonton bersama di posko pemenangan.

"Untuk menghindari gesekan antar pendukung pasangan calon," kata Kombes Pol Yusuf.

Menurut Yusuf, Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya mengizinkan 100 orang pendukung dari setiap pasangan capres dan cawapres, ditambah 300 undangan yang memasuki aula debat di Bidakara. Ia menambahkan, KPU juga melengkapi tamu dengan name tag, kartu undangan dan gelang barcode saat memasuki aula.

Untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi gedung debat, pihak Dirlantas Polda Metro Jaya setidaknya mengerahkan 820 personil.

Pengalihan arus

Ia menjelaskan, aparat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengalihan arus lalu lintas kendaraan di sekitar lokasi gedung debat. "Pengalihan arus kendaraan diberlakukan jika situasi lalu lintas terjadi kemacetan parah agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat," ujar dia, seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.

Saat terjadi kepadatan arus kendaraan di sekitar lokasi debat, kata Yusuf, langkah pertama petugas yakni akan mengalihkan kendaraan ke tol dalam kota dari arah Semanggi menuju Cawang. Persiapan pengaturan arus lalu lintas lainnya yang utama di sekitar Jalan Jenderal Gatot Subroto menuju Bidakara arah Cawang adalah dengan memberlakukan satu arah.

Kemudian penutupan di Jalan Soepomo dari arah Pancoran menuju Tebet yang masuk ke arah Bidakara. Petugas juga akan mempertimbangkan penutupan Jalan Mandala Raya dari utara ke selatan yang dialihkan ke Jalan Dukuh Patra Raya.

"Penutupan dilakukan secara selektif karena ada pemukiman warga, dan perempatan Pancoran yang akan dipantau secara situasional," ucapnya.

Pengawalan

Selain itu, anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga menyiapkan pengawalan sesuai standar prosedur operasional bagi setiap pasangan capres cawapres, mulai dari lokasi pemberangkatan menuju Bidakara, kemudian kembali ke tempat awal kumpul.

Pihak pengelola Bidakara telah menyiapkan tempat parkir bagi para tamu undangan dan pendukung pasangan calon dengan daya tampung sekitar 1.100 kendaraan.

Pasangan Capres Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, akan mengikuti debat pertama di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, malam ini. Debat pertama ini mengusung tema soal hukum, hak asasi manusia (HAM), tindak pidana korupsi, dan tindak pidana terorisme.(Asep Yusuf Anshori)***

 

Bagikan: