Pikiran Rakyat
USD Jual 14.288,00 Beli 13.988,00 | Cerah, 23.8 ° C

Diancam Teror Bom, Komisioner KPK Dikirimi Spirtus dan Paralon Berpaku

Fani Ferdiansyah
KETUA KPK Agus Raharjo.*/DOK PR
KETUA KPK Agus Raharjo.*/DOK PR

JAKARTA, (PR).- Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi M Iqbal, memastikan kediaman dua Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kondisi aman. Hal itu disampaikan terkait ancaman terror bom di kedua rumah komisioner KPK tersebut Rabu 9 Januari 2019 pagi.

“Saya himbau masyarakat tenang, kondisi kondusif. Mudah-mudahan tidak ada motif apa pun di sini,” kata Irjen Pol M Iqbal di Jakarta.

Ia mengatakan, kepolisian saat ini tengah melakukan pemeriksaan saksi dan rekaman kamera CCTV di kediaman dua komisioner KPK itu. “Mohon kejadian ini tidak di-framing macam-macam. Biarkan Polri mengungkap kasus ini,” ucapnya, seperti ditulis Kantor Berita Antara.

Ia menjelaskan, jajaran dari Kepolisian Daerah Metro Jaya dan beberapa pejabat tinggi kepolisian sudah berada di dua lokasi, yaitu di wilayah Kalibata kediaman Laode Muhammad Syarif, dan di Bekasi rumah milik Agus Raharjo.

Irjen Pol M Iqbal turut menerangkan, saksi di kediaman Laode mengaku ada sedikit bunyi, sementara saksi di rumah Agus menyatakan tidak mendengar suara apa pun. Sekitar pukul 05.30 WIB, sebuah botol berisi spiritus dan sumbu api tergeletak depan rumah Laode di Jalan Kalibata Selatan No.42C, RT01/RW03, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Sementara itu, sebuah paket yang diduga bom ditemukan di kediaman Agus Raharjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Bekasi pada Rabu pukul 06.30 WIB. Saat diperiksa, paket di rumah Agus ternyata berisi paralon.

Sterilisasi

Kepastian amannya situasi dua komisioner KPK itu diketahui setelah Tim Gegana Polda Metro Jaya menyisir lingkungan di sekitar rumah. Di kediaman pribadi Ketua KPK Agus Raharjo, jajaran kepolisian melakukan sterilisasi.

“Lingkungan kami disterilkan oleh kepolisian pukul 06.30 WIB. Saya hanya tahu ada benda yang mencurigakan menggantung di sekitar pagar rumah pak Agus (Ketua KPK)," kata tetangga Agus Raharjo, Ferry.

Menurut dia, benda itu terbungkus kantong kresek hitam tersebut digantung di sekitar pagar rumah dekat garasi kediaman Agus Raharjo, di Perumahan Graha Indah, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Benda itu pertama kali ditemukan seorang ajudan pribadi Agus Raharjo sekitar pukul 05.30 WIB saat melintas di sekitar TKP. Dikatakan Ferry, selang satu jam kemudian, sejumlah personel berseragam kepolisian maupun yang mengenakan pakaian bebas mulai berdatangan ke TKP.

Ferry juga menyaksikan adanya sebuah kendaraan milik Gegana yang melakukan sterilisasi di sekitar rumah Agus Raharjo pukul 06.30 WIB. "Saya sendiri tidak mendengar ada suara letusan atau semacamnya. Hanya kantong plastik saja yang sudah diamankan. Jenisnya kurang tahu karena wilayah kita disterilkan polisi," katanya.

Bangunan seluas lebih dari 300 meter per segi itu nampak dijaga ketat oleh sejumlah polisi. "Pak Agus sudah tinggal di sini sejak 30 tahun lebih. Dia biasa tinggal di rumah ini bersama keluarganya," kata Ferry.***

Bagikan: