Pikiran Rakyat
USD Jual 14.210,00 Beli 13.910,00 | Sebagian cerah, 26.8 ° C

Lebih Mahal dari Sepeda, Ini Hadiah Model Baru Jokowi untuk Warga

Fani Ferdiansyah
PRESIDEN RI Joko Widodo (tengah) menyempatkan berswafoto dan membuat video story (vlog) bersama para mahasiswa usai meresmikan 3 unit rusunawa di halaman kampus STKIP Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (4/1). Presiden Jokowi mengatakan, selama kurun 2018 pemerintah telah membangun 300 rumah susun (rusun) dengan 45 di antaranya berada di Jawa Timur, terbanyak dibanding daerah-daerah lain.*/ANTARA
PRESIDEN RI Joko Widodo (tengah) menyempatkan berswafoto dan membuat video story (vlog) bersama para mahasiswa usai meresmikan 3 unit rusunawa di halaman kampus STKIP Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (4/1). Presiden Jokowi mengatakan, selama kurun 2018 pemerintah telah membangun 300 rumah susun (rusun) dengan 45 di antaranya berada di Jawa Timur, terbanyak dibanding daerah-daerah lain.*/ANTARA

TRENGGALEK, (PR).- Presiden Joko Widodo mengganti hadiah yang biasanya ia bagikan kepada masyarakat. Sebelumnya, pada acara-acara tertentu Jokowi memang dikenal sering memberi hadiah berupa sepeda untuk masyarakat.

Namun setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarangnya untuk membagi-bagikan sepeda, Jokowi pun menggantinya dengan hadiah model baru. Melansir Kantor Berita Antara, Presiden Jokowi kini membagikan hadiah berupa foto warga dengan dirinya.

“Komisi Pemilihan Umum atau KPU tidak membolehkan pemberian hadiah berupa sepeda, sehingga diganti dengan foto,” kata Jokowi di Trenggalek, Jawa Timur, Jumat 4 Januari 2019.

Dalam kunjungannya di Kabupaten Trenggalek, Presiden memberikan Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Provinsi Jawa Timur. Acara tersebut berlangsung di Alun-alun Trenggalek.

Hadir dalam kesempatan itu para pendamping desa, tim pendamping inovasi desa, kader PKK, kader Posyandu, kader PAUD dan lainnya. Dalam kesempatan itu Presiden mengundang dua orang untuk maju ke panggung, yaitu satu pendamping desa dan satu kepala desa.

Usai berdialog dengan mereka yang maju ke depan, Jokowi memberikan hadiah berupa foto dengan dirinya. "Ini lebih mahal dari sepeda, karena ini ada tanda istana kepresidenan, tidak dijual di manapun juga," kata Presiden sambil menunjukkan foto itu.

Jokowi juga menyebutkan bahwa hadiah berupa foto menunjukkan kerja cepat yang dilakukan oleh tim. "Ini menunjukkan kecepatan kerja, karena baru saja difoto tadi, ini sudah ada hasilnya," ucapnya.

Hadir dalam acara itu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Seskab Pramono Anung, Gubernur Jatim Soekarwo. Juga hadir Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak, yang sudah terpilih menjadi Wagub Jatim.

Hadir pula Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin yang akan segera menjadi Bupati Trenggalek menggantikan Emil. Terkait dengan Dana Desa, Presiden Jokowi mengatakan bahwa pengucuran dana itu meningkat dari tahun ke tahun.

Ia menyebut pada tahun 2015 telah dikucurkan Rp 20,7 triliun, tahun berikutnya 2016 menjadi Rp 47 triliun, 2017 menjadi Rp 60 triliun, tahun 2018 Rp 60 triliun dan tahun 2019 Rp 70 triliun, plus Dana Kelurahan Rp 3 triliun menjadi Rp 73 triliun.

"Saya ingin Dana Desa naik terus karena dari survei, 85 persen puas terhadap pengelolaan dana desa dan bermanfaat bagi masyarakat dan desa," tutur Jokowi.

Usai sosialisasi prioritas dana desa 2019, Presiden Jokowi melaksanakan Salat Jumat di Masjid Agung Baiturrahman Tulungagung.***

Bagikan: