Pikiran Rakyat
USD Jual 14.311,00 Beli 14.011,00 | Sebagian berawan, 21.8 ° C

Tujuh dari 110 Jenazah Korban Tsunami Lampung Belum Teridentifikasi

Tim Pikiran Rakyat
VOKALIS band Seventeen, Riefian Fajarsyah alias Ifan (kanan) berdoa di makam istrinya Dylan Sahara seusai pemakaman di Tempat Pemakaman Umum Tamanarum, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa 25 Desember 2018. Dylan adalah salah satu korban tewas dalam bencana tsunami di Pantai Anyer, Sabtu 22 Desember 2018.*
VOKALIS band Seventeen, Riefian Fajarsyah alias Ifan (kanan) berdoa di makam istrinya Dylan Sahara seusai pemakaman di Tempat Pemakaman Umum Tamanarum, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa 25 Desember 2018. Dylan adalah salah satu korban tewas dalam bencana tsunami di Pantai Anyer, Sabtu 22 Desember 2018.*

BANDAR LAMPUNG, (PR).- Korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda di Lampung mencapai 110 orang. Sebanyak tujuh dari 110 jenazah korban tsunami Lampung tersebut belum teridentifikasi.

"Kami mengidentifikasi pukul 15.30 WIB. Kini korban bencana tsunami menjadi 110 orang," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Sulistyaningsih, kepada Antara, Selasa 25 Desember 2018.

Ia mengatakan, para korban tsunami Lampung yang menderita luka-luka tersebar di puskesmas dan rumah sakit. "Jenazah rata-rata ditemukan tertimpa reruntuhan bangunan karena diterjang gelombang," kata dia, menerangkan.

Korban yang mengalami luka-luka sebanyak 240 orang yang terdiri dari 223 orang dirawat di RSUD Bob Bazar, enam orang di Puskesmas Way Muli, enam orang di Puskesmas Sularaja, dan lima orang di Puskesmas Banding.

"Data kami untuk korban yang mengalami luka berat maupun ringan masih sama. Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit dan puskesmas," kata dia.

null

Korban tsunami Lampung butuhkan logistik dan selimut

Sementara itu, Rumah Zakat (RZ) Action, yang merupakan unit Penanggulangan Bencana Rumah Zakat. Sebanyak 50 relawan diberangkatkan untuk korban tsunami Lampung dan Pesisir Banten Bagian Barat

Demikian Chief Program Officer RZ, Murni Alit Baginda, di Kantor RZ, Jln. Turangga, Bandung, Selasa.

"Aksi yang dilakukan pada fase tanggap darurat saat ini, meliputi: evakuasi korban, rapid assessment, layanan medis, pendistribusian logistik serta penyiapan dapur umum," ujar Murni.

Pada periode tersebut, menurut dia, RZ menyiagakan empat armada ambulan di lokasi tsunami. Armada tersebut dibantu dengan tujuh unit kendaraan roda dua dan empat untuk membantu proses distribusi dan layanan bagi warga. 

RZ, menurut dia, juga akan menghadirkan pos segar dan pos hangat bagi para penyintas dan aparat serta relawan. Ia mengatakan, kehadiran pos tersebut untuk meringankan dan memberikan energi di tengah situasi tanggap darurat.

“Kondisi evakuasi yang masih berjalan, serta kerusakan rumah dan beberapa fasilitas publik menyebabkan relawan terkonsentrasi untuk proses evakuasi serta menimbulkan pengungsi di beberapa titik lokasi," ujar dia

Menurut Murni, kebutuhan logistik yang diperlukan saat ini adalah makanan, alas tidur, selimut, kebutuhan bayi, dan bantuan medis.

Untuk kebutuhan pelayanan, Rumah Zakat Action membuka posko utama di Masjid Nurul Hidayah Jl. Raya Labuan - Tanjung Lesung. Kp. Tarogong Ds. Margadana Kec. Pagelaran Banten dan Pos Kemanusiaan Tsunami Lampung Selatan di Way Muli Timur Kec. Rajabasa Lampung Selatan.

Di samping itu Rumah Zakat menyiapkan 5 pos pendukung, yaitu: kantor Cabang Cilegon Jl. Letjend R Soeprapto No 25 G Cilegon, Kantor Cabang Bandar Lampung Jl. Jend Sudirman No 59 Kota Bandar Lampung, Rumah Zakat Tangerang Ruko Victoria Park Jl. Imam Bonjol Blok A2 No. 19A Tangerang, Kp. Angsana Desa Angsana kec. Angsana, Masjid RS Krakatau Medika Cilegon, posko Sumur Kp.paniis desa Cigarondong Kec Sumur –pandeglang.***

Bagikan: