Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Sebagian cerah, 27.8 ° C

Polisi Bentuk Tim Selidiki Penyerangan Polsek Ciracas

Siska Nirmala Puspitasari
PETUGAS kebersihan mengangkut barang sisa perusakan dan pembakaran di Polsek Ciracas, Jakarta, Rabu, 12 Desember 2018. Perusakakan dan pembakaran Polsek Ciracas yang dilakukan ratusan orang itu terjadi pada Rabu dini hari, 12 Desember 2018, yang dipicu ketidakpuasan atas penanganan kasus pemukulan seorang anggota TNI.*
PETUGAS kebersihan mengangkut barang sisa perusakan dan pembakaran di Polsek Ciracas, Jakarta, Rabu, 12 Desember 2018. Perusakakan dan pembakaran Polsek Ciracas yang dilakukan ratusan orang itu terjadi pada Rabu dini hari, 12 Desember 2018, yang dipicu ketidakpuasan atas penanganan kasus pemukulan seorang anggota TNI.*

JAKARTA, (PR).- Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Poliai Dedi Prasetyo mengatakan polisi membentuk tim gabungan untuk menyelidiki peristiwa penyerangan sekelompok massa terhadap Polsek Ciracas, Jakarta Timur.

Anggota tim gabungan terdiri atas jajaran Polres Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya.

"Tim gabungan dari Ditkrimum Polda Metro dan Polres Jaktim untuk menyelidiki kasus dugaan penyerangan terhadap Polsek Ciracas," kata Brigjen Dedi di Jakarta, Rabu, 12 Desember 2018.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi pascainsiden ini karena situasi keamanan di lokasi kejadian telah ditangani aparat gabungan TNI/Polri.

"Kami imbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang karena kasus telah ditangani secara profesional," katanya.

Kasus penyerangan dan pembakaran Polsek Ciracas oleh massa diduga dipicu sekelompok orang yang tidak puas dengan penanganan pengeroyokan terhadap dua anggota TNI di halaman parkir Ruko Arundina, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, beberapa hari sebelumnya. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis pun memerintahkan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Polres Metro Jakarta Timur memburu pelaku perusakan Polsek Ciracas.

Idham menyebutkan sekelompok orang berjumlah sekitar 200 orang merangsek markas Polsek Ciracas untuk mencari tahanan yang diamankan karena diduga mengeroyok rekannya.

Adapun diketahui teradap dua anggota polisi yang menjadi korban luka ringan dalam penyerangan tersebut. Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, diputuskan untuk memindahkan tujuh tahanan Polsek Ciracas ke Rutan Polda Metro Jaya.***

Bagikan: