Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Cerah berawan, 28.4 ° C

Massa Reuni 212 Teriakkan Dukungan untuk Prabowo dan Acungkan Dua Jari

Yusuf Wijanarko

JAKARTA, (PR) - Massa yang hadir dalam acara reuni 212 di kawasan Monas, Jakarta, Minggu 2 Desember 2018 meneriakkan kata-kata "Hidup Prabowo" secara serempak sambil mengacungkan jempol dan telunjuk ke atas sebagai simbol angka 2.

Kehadiran calon presiden Prabowo Subianto di reuni 212 menyedot perhatian dan antusiasme massa yang sudah memadati kawasan Monas sejak dini hari.

Ketika Prabowo memasuki kawasan Monas didampingi sejumlah tokoh politik dan panitia reuni 212, massa menyemut berusaha mendekat dan meneriakkan kata-kata, "Hidup Prabowo, hidup Prabowo, hidup Prabowo," secara serempak tanpa terputus.

Antara melaporkan, mereka juga mengacungkan jempol dan telunjuk sebagai simbol angka 2. Tak lama kemudian, Prabowo menyampaikan pidato singkat sekira 3 menit di atas panggung dan menolak melakukan kampanye.

"Sebagaimana kalian ketahui, saya sekarang telah mendapat tugas dan amanah sebagai calon presiden dan karena itu saya harus patuh dan mengikuti semua ketentuan, saya tidak boleh bicara politik pada kesempatan ini, saya tidak boleh kampanye. Jadi, saya hanya ingin mengucapkan terima kasih bahwa saya diundang hari ini oleh panitia," kata Prabowo.

Tak lama setelah menyampaikan pidato, Prabowo meninggalkan Monas dan panitia menyatakan kebanggaannya kepada Prabowo yang dianggap telah menepati janjinya untuk tidak berkampanye di reuni 212.

Menjelang siang, massa reuni 212 secara perlahan mulai bergerak meninggalkan kawasan Monas meski ada juga yang tetap bertahan untuk mengikuti salah zuhur berjemaah.

Kirimkan senyum



Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengharapkan massa yang mengikuti reuni 212 menjaga ketertiban.

"Saya harap yang berkumpul di tempat ini menjaga ketertiban. Mari buktikan bahwa mendapatkan izin berkegiatan di Monas dibuktikan dengan hadir tertib, kembali juga tertib," kata Anies Baswedan dalam sambutannya.

Dia mengatakan, menjaga ketertiban dan kedamaian, bukan saja dilakukan ketika berada di kawasan Monas, tapi juga setelah kembali dari Monas. “Siapa saja yang ditemui, berikan salam, kirimkan senyum, dan tunjukkan bahwa hadirin yang datang ke Monas, setelah keluar area, memancarkan kedamaian untuk semuanya,” katanya.

"Biarkan mereka yang menduga di sini (akan) terjadi kekacauan, kecewa, karena ternyata yang hadir justru mendatangkan ketertiban dan kedamaian," kata Anies Baswedan.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah mengelola ini dengan baik sehingga meskipun jumlahnya luar biasa banyak tapi ketertibannya akan memesona dunia, kerapiannya memesona semua yang menyaksikan," kata dia.

Dia berharap, massa yang menghadiri reuni 212 mendapatkan berkah, menjadi majelis yang bukan saja membanggakan bagi yang hadir, tapi juga menjadi catatan yang membanggakan bagi generasi mendatang.***

Bagikan: