Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Sebagian berawan, 19.4 ° C

Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah Ganggu Jadwal Penerbangan

Eviyanti

CILACAP, (PR).- Hujan ekstrem di wilayah Jawa Tengah bagian selatan memaksa penerbangan Susi Air melalui Bandara Tunggul Wulung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah tertunda. Kepala Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) Kelas III Tunggul Wulung, Denny Ariyanto mengatakan, ada satu penerbangan dari Bandara Tunggul Wulung Cilacap ke Halim Perdana Kusuma Jakarta tertunda akibat cuaca buruk.

"Penerbangan yang delay adalah Susi Air, hingga pukul 11.00 kami belum menerima konfirmasi dari Susi Air," kata Deny, Selasa, 6 November 2018.

Cuaca ekstrem terjadi di Jawa Tengah selatan. Hujan deras di Tunggul Wulung terjadi sejak pukul 2.00 hingga pukul 5.00 Selasa dini hari. Selasa siang, kawasan Cilacap secara keseluruhan bahkan masih diguyur hujan.

Jarak pandang visual dari pilot tergolong rendah yakni di bawah 2 kilometer. Padahal jarak pandang normal yang diperkenankan untuk terbang antara 5 hingga 7 kilometer. "Awan sangat rendah visibity jarak pandang under 2 km. Dalam kondisi cuaca seperti saat ini, berbahaya untuk keselamatan penerbangan. Visibility yang terekomendasi adalah antara 5 hingga 7 kilometer," jelas Deny. Dia menambahkan, jika cuaca sudah kondusif, maka penerbangan akan dibuka.

Berdasarkan pantauan BMKG, peningkatan curah hujan ini akibat adanya perlambatan dan area pertemuan angin yang memanjang dari Jawa bagian timur hingga barat. Kondisi ini menyebabkan meningkatnya kelembaban udara di wilayah Jawa. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sekitar wilayah Indonesia yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.***

Bagikan: