Pikiran Rakyat
USD Jual 14.558,00 Beli 14.460,00 | Berawan, 22.1 ° C

Jaringan Telekomunikasi dan ATC di Palu Terputus Akibat Gempa

Ari Nursanti

GORONTALO, (PR).- Jaringan telekomunikasi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, kondisinya padam total atau putus (black out), akibat gempat bumi dengan kekuatan 7,4 skala richter (SR), Jumat 28 September 2018. Tak hanya itu, jaringan komunikasi pengatur lalu lintas udara (ATC) di menara Bandara SIS Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, juga terputus akibat gempa.

Pimpinan PT Telkom Gorontalo, Hans Lamusu lewat pesan singkat mengakui dengan gempa itu, terjadi black out. Pihak PT Telkom juga belum menginformasikan kalau sudah dilakukan perbaikan atau belum.

Beberapa warga di Gorontalo mengakui kesulitan untuk menghubungi keluarga mereka di palu akibat jaringan yang putus. "Kami juga belum bisa menghubungi keluarga kami di Palu. Semua jaringan telekomunikasi putus," kata Budi Muda, salah satu warga Kota Gorontalo.

Sementara itu jaringan komunikasi pengatur lalu lintas udara (ATC) di menara Bandara SIS Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, juga terputus akibat gempa. "Menara kita sendiri terdampak karena guncangan gempa yang sangat kuat, akibatnya jaringan komunikasi kita terputus, karena kondisi itu kita terbitkan Notam untuk menutup sementara bandara," kata Manajer Humas Airnav Indonesia Yohanes Sirait kepada Antara di Jakarta, Jumat 28 September 2018.

Airnav telah menerbitkan Notam Nomor H0737 bahwa Bandara SIS Al Jufri Palu ditutup dari 28 September 2018 pukul 19.26 Wita sampai dengan estimasi 29 September 2018 pukul 19.20 Wita. Hingga saat ini, kata Yohanes, koordinasi masih terus dilakukan untuk menginformasikan kondisi terkini. "Kami terus cek kondisi di lapangan sampai ada informasi terbaru dan penerbitan Notam selanjutnya," ujarnya.

Dikutip dari Kantor Berita Antara, gempa mengguncang Sulawesi Tengah, Jumat siang dan sore hari ini. Guncangan gempa pada Jumat 28 September 2018 petang sekitar pukul 18.02 Wita bermagnitudo 7,4.***

 

Bagikan: