Pikiran Rakyat
USD Jual 14.538,00 Beli 14.440,00 | Cerah berawan, 21.2 ° C

Syafruddin Resmi Dilantik Menjadi Menpan-RB

Muhammad Ashari
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi Syafruddin menjawab pertanyaan wartawan seusai dilantik di Istana Negara, Rabu 15 Agustus 2018.
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi Syafruddin menjawab pertanyaan wartawan seusai dilantik di Istana Negara, Rabu 15 Agustus 2018.

JAKARTA, (PR).- Syafruddin resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokasi di Istana Negara, Rabu 15 Agustus 2018. Dalam sisa jabatan masa periode pemerintahan 2014-2019 ini, pria yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolri dengan pangkat Komisaris Jenderal Polisi itu akan menggantikan Asman Abnur.

Syafruddin sendiri mengaku tidak menyangka dirinya akan dipilih sebagai Menpan-RB menggantikan Asman. Ia mengetahui akan dilantik ketika dipanggil presiden ke Istana Bogor pada Selasa 14 Agustus 2018 malam pukul 20.30 WIB.

“Presiden sampaikan bahwa saya akan dilantik Rabu pagi ini pukul 10.00 untuk menjadi Menpan-RB,” katanya seusai pelantikan di Istana Negara, Rabu 15 Agustus 2018. Ia tidak menjelaskan lebih detail ketika ditanya tentang alasan presiden memilih dirinya menjadi Menpan-RB. “Tidak ada alasan,” katanya singkat.

Ia mengatakan, dirinya akan melanjutkan program yang sebelumnya dijalankan Asman. Ia pun berjanji akan menyelesaikan program-program Kemenpan-RB yang telah dimulai Asman. “Karena sisa waktu (pemerintahan Jokowi-JK -red) 1 tahun lebih sedikit, kami akan selesaikan sesuai dengan program 5 tahunan selama pimpinan beliau,” katanya.

Dilantiknya Syafruddin menjadi Menpan-RB itu didasarkan atas Keputusan Presiden Nomo 142 P Tahun 2018. Dalam keppres tersebut tercantum keterangan, memberhentikan dengan hormat Asman Abnur sebagai Menpan-RB dalam sisa masa jabatan tahun 2014-2019 disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa kepada negara. Selanjutnya, mengangkat Syafruddin sebagai Menpan-RB dalam sisa masa jabatan tahun 2014-2019. Kepres mulai berlaku setelah dilantik. 

Pelantikan Syafruddin dihadiri sejumlah pejabat tinggi lembaga negara/kementerian dan partai politik koalisi. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang turut hadir dalam pelantikan itu. Namun Ketua MPR RI Zulkifli Hasan tampak tidak hadir.***

Bagikan: