Pikiran Rakyat
USD Jual 13.984,00 Beli 14.082,00 | Langit umumnya cerah, 21.8 ° C

Hasil Sidang Isbat, Idulfitri 1439 H Jumat 15 Juni 2018

Gita Pratiwi A
Tim rukyat IAIN Madura mengamati posisi hilal (bulan) guna menentukan 1 Syawal 1439 H di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis 14 Juni 2018.*
Tim rukyat IAIN Madura mengamati posisi hilal (bulan) guna menentukan 1 Syawal 1439 H di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis 14 Juni 2018.*

JAKARTA, (PR).- Sidang isbat penentuan 1 Syawal 1439 H telah selesai Kamis 14 Juni 2018 sore. Sidang memutuskan bahwa umat Muslim di Indonesia akan merayakan Lebaran Jumat 15 Juni 2018.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, sidang isbat melibatkan berbagai lembaga falakiyah dan laporan dari 70-an titik pantau hilal.

“Dengan demikian maka besok hari kita tidak lagi berpuasa. Besok hari seluruh muslim di tanah air akan melaksanakan salat id. Kita bersama-sama memasuki 1 Syawal tahun ini,” kata Lukman usai menyatakan Idulfitri 1439 H jatuh pada 15 Juni 2018.

Ia mengapresiasi bahwa tidak ada perbedaan tanggal perayaan Idulfitri 1439 H, akibat metode penghitungan yang berbeda. “Kebersamaan seluruh Muslim kita rawat sama-sama sehingga energi positif bisa dijaga untuk kemaslahatan bersama,” kata dia.

Sebagian kecil kelompok rayakan Idulfitri sebelum 15 Juni 2018



Atas nama Menteri Agama, Lukman mengucapkan selamat Hari raya Idulfitri. Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf amin pun bersyukur semua kelompok Muslim umumnya merayakan Lebaran besok. Meskipun sebagian kecil seperti di Maluku dan Sulawesi sudah ada yang Lebaran.

“Ormas pada umumnya sama. Hari raya merupakan momentum silaturahim, kasih sayang, sesama muslim dan sesama bangsa,” kata Ma’ruf.

Ia mengimbau di hari raya, kita harus mengubur kesalahpahaman, harus membangun saling pengertian antar sesama.

Ia kembali ingatkan, agar para khatib di seluruh indonesia supaya khotbahnya menyuarakan perdamaian, dan menyatukan ukhuwah.

“Jangan sampai khatib merusak suasana yang indah, yang baik, dengan khotbah-khotbah yang melakukan provokasi. Jangan pula khotbahnya membawa kepada suasana politik praktis,” ujarnya.

Sebab, kata dia, dalam jemaah kita terdapat umat yang warna politiknya macam-macam.Selamat Hari Raya Idulfitri 1439 H 15 Juni 2018.***

Bagikan: