Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Sedikit awan, 21.2 ° C

Tertidur Pulas Bersama Kedua Anaknya, Seorang Ibu Tewas Digigit Ular

Eviyanti

BANYUMAS, (PR).- Gigitan seekor king cobra ophiophagus hannah diduga menjadi penyebab Siti Fatimah (38), warga Grumbul Cogreg, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar, Banyumas, Jawa Tengah tewas. Ular  mematikan tersebut  menelusup masuk rumah dan menggigit korbannya saat tertidur pulas. Saat peristiwa terjadi  korban tidur  di lantai dengan beralas kasur tipis bersama dengan dua anaknya. 

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Kusworo mengatakan, ibu dua anak tersebut dipatuk saat tengah tertidur pulas.  "Saat dibangunkan korban sudah dalam kondisi meninggal. Di bagian kaki ada luka bekas  gigitan ular," kata Kusworom Minggu 20 Mei 2018.

Peristiwa tersebut diketahui oleh suaminya Tohirin (35). Usai bekerja dia  pulang ke rumah sekitar pukul 02.00 WIB dan melihat istrinya telah tidur bersama kedua anaknya di kamar depan menggunakan kasur lantai. Tohirin memilih tidur di kamar sebelah. "Saya lalu terbangun untuk makan sahur, istri masih terlelap saya pikir dia lelah mengurus anak," jelasnya seperti dikutip Kusworo.

Setelah itu dia membangunkannya untuk makan sahur. Namun saat dibangunkan, korban bergeming. Tohirin  semakin curiga ketika menyentuh tubuh istrinya telah dingin dan melihat bercak darah di telapak kaki kirinya. Tidak jauh dari tubuh istrinya dia  melihat ada seekor ular king kobra sebesar lengan orang dewasa dan panjang sekitar 2,5 meter bersembunyi di belakang pintu kamar. Tohirin tersadar jika istrinya meninggal akibat dipatuk. Tohirin langsung keluar rumah dan berteriak meminta tolong hingga tetangga sekitar berdatangan.

Warga lalu membunuh ular king kobra tersebut dan membawa korban ke rumah sakit. “Namun terlambat,  korban dinyatakan sudah meninggal," kata Kusworo. Sementara  kedua anak korban yang tidur bersama ibunya selamat dari gigitan ular.***

Bagikan: