Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28.7 ° C

Teror di Mapolda Riau, Pelaku Serang Petugas dengan Samurai

Gita Pratiwi A

PEKANBARU, (PR).- Giliran Markas Kepolisian Daerah Riau diserang terduga teroris, Rabu 16 Mei 2018. Mapolda Riau diserang orang yang mengendarai mobil jenis Avanza dengan cara menabrak sejumlah anggota polisi yang sedang berjaga di pintu masuk. Selain itu ada aksi samurai yang melukai petugas.

Berdasarkan informasi yang dirangkum Antara, kejadian tersebut terjadi Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB saat Kapolda Riau Irjen Pol Nandang sedang akan memberikan pers rilis pengungkapa kasus narkoba.

Tiba-tiba satu unit mobil Avanza warna putih menerobos masuk melalui gerbang sebelah utara. Seorang anggota Provost Polda Riau terkapar dan dua wartawan yang akan meliput pers rilis juga terluka pada bagian kepala dan beberapa bagian tubuhnya akibat ditabrak mobil tersebut.

Setelah menabrak pagar pintu masuk Mapolda Riau, dua orang yang mengendarai mobil keluar. Dengan bersenjata tajam jenis samurai, mereka berusaha menyerang polisi yang sedang berada di pos jaga.

Dalam waktu singkat, keduanya berhasil dilumpuhkan. Belum ada keterangan resmi dari kejadian ini. Namun, saat ini situasi di Mapolda Riau sedang mencekam.

Namun, dalam insiden tersebut sempat terdengar satu kali ledakan keras dari dalam Gedung Mapolda Riau. Beberapa kali juga terdengar suara letusan senjata api dari dalam gedung Mapolda Riau.

Hingga berita ini diturunkan, sedikitnya dua kali ambulans keluar masuk dari gedung Mapolda Riau.

Kapolda Jabar cek pos polisi



Serangan bertubi ke markas polisi membuat Polda Jabar tak kalah waspada. Untuk memastikan kesiapan pengamanan, Kapolda Jawa Barat Agung Budi Maryoto melakukan patroli ke sejumlah titik pos kepolisian, Selasa 15 Mei 2018. Dialog juga dilaksanakan dengan masyarakat untuk mengingatkan bahwa semua pihak harus berani melawan terorisme.

"Dengan adanya kejadian di Surabaya, jangan membuat kita takut atau gentar, tapi harus berani," ujar Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Jawa Barat serta Kapolrestabes Bandung Hendro Pandowo mengendarai sepeda motor. Mereka melaksanakan patroli mulai dari kawasan Sukajadi hingga Mapolda Jawa Barat di Jalan Soekarno Hatta.

Di pos polisi Cikapayang, rombongan berhenti sejenak untuk memantau kesiapan anggota sekaligus memberikan sarapan. Kapolda juga menguji rompi anti peluru serta anti senjata tajam yang dikenakan oleh petugas.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan dan singgah di SMP Santa Angela di Jalan Merdeka. Dialog sempat dilakukan dengan kepala sekolah. Pada intinya dia mengingatkan agar masyarakat tetap tenang dalam menghadapi berbagai isu terkait terorisme. Polri akan hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman.

"Negara harus berani, harus hadir. Kita bangsa Indonesia tidak usah takut, karena mereka (teroris) musuh kita semua," katanya.(Joko Pambudi)***

Bagikan: