Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 20.9 ° C

Aturan Jam Kerja ASN, TNI, dan Polri pada Ramadan 2018

Yusuf Wijanarko

BANDUNG, (PR).- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, melalui Surat Edaran Nomor B.335/M.KT.02/2018 tertanggal 8 Mei 2018 telah menetapkan Jam Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri pada bulan Ramadan 2018.

Menurut Surat Edaran tersebut, dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah puasa pada bulan Ramadan khususnya bagi ASN, TNI, dan Polri yang beragama Islam, maka jam kerja tersebut diatur sebagai berikut:

1. Bagi instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja:

a. Senin sampai dengan Kamis: pukul 8.00-15.00 (waktu istirahat pukul 12.00-12.30)

b. Jumat : Pukul 8.00-15.30 (waktu istirahat pukul 12.00-12.30)

2. Bagi instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja:

a. Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu: pukul 8.00-14.00 (waktu istirahat pukul 12.00-12.30)

b. Jumat: pukul 08.00-14.30 (waktu istirahat pukul 11.30-12.30)

Jumlah jam kerja bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan 5 hari kerja atau 6 hari kerja selama bulan Ramadan, menurut surat edaran Menteri PANRB itu, adalah 32,50 jam per minggu.

“Ketentuan Pelaksanaan lebih lanjut mengenai jam kerja pada bulan Ramadan tersebut diatur oleh pimpinan instansi dan pemerintah daerah masing-masing dengan menyesuaikan situasi dan kondisi setempat.” Demikian bunyi akhir surat edaran tersebut.

Surat edaran Menteri PANRB itu ditujukan kepada: 1. Para Menteri Kabinet Kerja; 2. Sekretaris Kabinet; 3. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia; 4. Jaksa Agung Republik Indonesia; 5. Panglima Tentara Nasional Indonesia; 6. Para Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian; 7. Para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara; 8. Para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Non Struktural; 9. Para Pimpinan Lembaga lainnya; 10. Para Gubernur; dan 11. Para Bupati/Wali Kota.***

Bagikan: