Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Umumnya cerah, 18.7 ° C

Cak Imin Ajak Sukmawati Perdalam Ajaran Islam

Siska Nirmala Puspitasari

JAKARTA, (PR).- Wakil Ketua MPR-RI Muhaimin Iskandar mengajak masyarakat menerima permohonan maaf yang disampaikan dengan tulus oleh Sukmawati Soekarnoputri . Hal ini terkait karya puisi berjudul "Ibu Indonesia" yang dinilai banyak pihak telah menghina agama Islam.

"Bu Sukmawati telah menyampaikan permohonoan maaf atas puisi berjudul 'Ibu Indonesia'. Bu Sukma telah mengakui kesalahannya, tentu setiap manusia punya kesalahan dan kekhilafan," kata Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 5 April 2018, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Cak Imin mengakui bahwa puisi tersebut telah memantik kontroversi sekaligus kemarahan umat Muslim. Namun, dia menekankan bahwa semua kontroversi itu harus segera diakhiri, dan tidak perlu dipermasalahkan terus menerus.

"Mari kita akhiri polemik ini karena yang bersangkutan juga mengakui itu dengan elok dan telah meminta maaf. Kurang elok kalau orang yang sudah meminta maaf dengan tulus tidak kita maafkan," katanya.

Perdalam ajaran Islam



Di sisi lain Cak Imin yang juga merupakan Ketua Umum DPP PKB itu mengajak Sukmawati memperdalam ajaran Islam serta mengenal kehidupan di pondok pesantren.

"Saya mengajak Bu Sukma untuk bersama-sama, bareng-bareng mempelajari Islam lebih dalam. Termasuk, saya mengajak beliau untuk bagaimana bisa mendengar dan melihat kehidupan pesantren," kata Cak Imin.

Cak Imin berharap polemik puisi 'Ibu Indonesia' dapat diselesaikan secara kekeluargaan, dan tidak perlu berlanjut hingga dilaporkan ke polisi.

Pelaporan terhadap Sukmawati menurut dia, menjadi tidak relevan karena putri Presiden pertama RI Soekarno itu telah meminta maaf secara terbuka.

Minta maaf



Seperti diketahui, Puisi Sukmawati Soekarnoputri dibacakan saat pagelaran Indonesia Fashion Week, dalam momen 29 tahun Anne Avantie Berkarya, pada Kamis, 29 Maret 2018. Ketika itu Sukmawati diberi kesempatan untuk maju ke atas panggung dan membacakan puisinya yang berjudul "Ibu Indonesia".



Pada Rabu, 4 April 2018, Sukmawati Soekarnoputri meminta maaf atas puisi "Ibu Indonesia" yang jadi polemik karena dianggap mendiskreditkan umat Islam.



Isi puisi yang jadi polemik adalah menyebut konde ibu Indonesia lebih cantik dari cadar, juga kidung ibu Indonesia yang lebih merdu dari alunan azan.



Menurut Sukmawati, puisi yang dibacanya sesuai dengan tema pagelaran busana "cultural identity" yang semata-mata merupakan pandangannya sebagai seniman dan budayawati, puisi itu murni sastra Indonesia.



Sukmawati mengatakan puisi ini mewakili dirinya sebagai pribadi tanpa ada niat menghina umat Islam Indonesia.



"Dari lubuk hati yang paling dalam saya mohon maaf lahir dan batin, kepada umat Islam Indonesia," ujar Sukmawati dalam konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 4 April 2018.***

Bagikan: