Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 22.7 ° C

Industri yang Cemari Sungai Citarum Akan Dibina

Muhammad Ashari

JAKARTA, (PR).- Pemerintah terlebih dahulu akan memberikan pembinaan terhadap pabrik yang terbukti melakukan pencemaran di Sungai Citarum. Pemerintah tidak akan langsung mencabut izin pabrik.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan, pencemaran di Sungai Citarum merupakan proses dan peristiwa yang sudah berlangsung dalam kurun waktu yang lama.

Pemerintah pada akhirnya mempertimbangkan untuk melakukan pembinaan disertai dengan persyaratan-persyaratan tertentu terhadap pabrik yang kedapatan melakukan pencemaran di sungai Citarum. 

"Sebagai pemerintah, kami memikirkan untuk dibina, dilihat dulu, diberikan persyaratan-persyaratan mengenai IPAL-nya," kata dia di Istana Kepresidenan, Rabu, 28 Februari 2018.

Menurut dia, pabrik yang kedapatan melakukan pencemaran selama ini biasanya tidak memiliki IPAL. Namun ada juga pabrik yang memiliki IPAL, tetapi tidak pernah menggunakannya. Limbah yang dihasilkan malah langsung dibuang ke sungai. 

Siti Nurbaya mengatakan, saat ini pihaknya telah menerima laporan dari kodam setempat mengenai perusahaan-perusahaan yang diindikasikan melakukan pelanggaran terkait pencemaran di Sungai Citarum. Kodam setempat dikatakannya melaporkan ada 7 perusahaan yang diduga melakukan pencemaran. Laporan dari kodam itu kemudian diteruskan ke polda dan lalu ke KLHK. 

Menurut Siti, ada 4 perusahaan dari 7 perusahaan yang dilaporkan itu sudah diketahui indikasi pelanggarannya. "Saat ini tengah diperiksa dan diteliti oleh Dirjen Penegakkan Hukum KLHK," ujarnya.***

Bagikan: