Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Berawan, 22.6 ° C

Kereta Pengangkut BBM Anjlok, Keberangkatan Jakarta dan Yogyakarta Terganggu

Eviyanti

PURWOKERTO,(PR).- Gerbong kereta api pengangkut bahan bakar minyak (BBM) atau KA Ketel anjlok di Stasiun Notog Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas, Kamis 18 Januari 2018 dini hari. 



Anjloknya kereta pengangkut BBM ini menyebabkan perjalanan sembilan  KA penumpang dari Jakarta menuju Yogyakarta dan sebaliknya terganggu hingga empat jam.  



KA pengangkut BBM atau KA Ketel yang anjlok, dalam perjalanan dari Tegal menuju stasiun pengisian BBM di Maos Kabupaten Cilacap.  Hal itu disampaikan Deputy Vice Presiden PT KAI Daop 5 Purwokerto, Wisnu Pramudyo.

“Sampai di Notog  salah satu gerbong dari 16 rangkaian gerbong anjlok dan keluar dari rel, peristiwa  pada Kamis dinihari sekitar pukul 1.25 menyebabkan jalur selatan lumpuh sesaat," kata dia.

"Akibat kejadian tersebut, KA tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Maos. Apalagi  posisi gerbong yang anjlok berada di sekitar jalur persilangan stasiun. Sehingga jalur KA menjadi tertutup,"  ujar Wisnu yang memimpin langsung penanganan gerbong anjlok tersebut Kamis, 18 Januari 2018.



 

Banyak beton rusak



Setelah diilakukan evakuasi gerbong, perostiwa tersebut menyebabkan bantalan besi dan beton banyak ditemukan kerusakan.

"Ada puluhan bantalan yang rusak sehingga perlu ada penggantian. Perbaikan juga membutuhkan waktu," jelasnya saat memimpin evakuasi gerbong.

Akibatnya perjalanan sejumlah KA du jalur selatan dari arah Jakarta menuju Yogyakarta maupun sebaliknya, terganggu. Sejumlah KA harus berhenti di sejumlah stasiun sambil menunggu perbaikan selesai. 

 

Kondisi tersebut menyebabkan sembilan  KA penumpang mengalami keterlambatan perjalanan. "Ada sembilan KA penumpang yang mengalami keterlambatan merupakan KA dari arah Jakarta, dan sisanya dari arah Yogyakarta,"jelasnya. 

 

KA tersebut antara lain KA Gaya Baru Malam jurusan Pasar Senen-Surabaya, KA Purwojaya jurusan Gambir Cilacap, KA Bogowonto jurusan Pasar Senen-Lempuyangan, KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember dan beberapa KA lainnya. KA tersebut mengalami keterlambatan sekitar 1,5 hingga 4 jam. 



Setelah dilakukan pemindahan KA yang anjlok dan perbaikan jalur, Wisnu menyebutkan, Perjalanan KA di jalur selatan kembali normal sekitar pukul 06.10. 



Pihak manajemen PT KAI kata Wisnu memohon maaf pada para penumpang yang perjalanannya mengalami keterlambatan. "Kami meminta maaf pada penumpang karena adanya  gangguan perjalanan KA. Kami jugas usdah memberikan kompensasi," tambah Wisnu.***

Bagikan: