Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Langit umumnya cerah, 21.6 ° C

Jokowi, Cak Imin, dan Politik di Kereta Api Bandara

Muhammad Ashari
PRESIDEN Joko Widodo bersama Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mencoba Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta, Selasa, 2 Januari 2017.*
PRESIDEN Joko Widodo bersama Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mencoba Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta, Selasa, 2 Januari 2017.*

JAKARTA, (PR).- Terdapat beberapa hal yang tidak biasa dan menarik perhatian saat Presiden Joko Widodo meresmikan Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta, Selasa, 2 Januari 2018. Selain pilihan busana presiden yang kasual, kehadiran Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga mengundang pertanyaan. 

Beroperasinya kereta api tentu tidak akan langsung terkait dengan petinggi partai yang sehari-harinya mengurusi persoalan politik. Pengoperasian kereta api bandara akan langsung terkait dengan kementerian teknis, seperti Kementerian Perhubungan atau Kementerian Pekerjaan Umum. 

Namun demikian, sedari awal peresmian di Bandara Soetta, Cak Imin telah turut serta dalam rombongan presiden dan menteri-menterinya. Ia pun turut menekan tombol tanda diresmikannya kereta api bandara. 

Tidak hanya di awal peresmian, Cak Imin juga ikut menjajal jalur kereta bandara bersama-sama Joko Widodo dari Bandara Soetta ke Stasiun Sudirman Baru. Di dalam kereta, ia duduk tepat di samping presiden. Sementara di hadapan Jokowi dan Cak Imin, duduk Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Dirut PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

Seusai tiba di Stasiun Sudirman baru, Joko Widodo sempat mengatakan, dirinya yang mengundang Cak Imin untuk datang ke peresmian KA Bandara Soetta. "Saya lama tidak bertemu dengan beliau. Terus kemarin saya telefon. Saya bilang, ketemu di bandara saja, sambil naik kereta bandara," kata Joko Widodo. 

Ia tidak menjawab secara jelas ketika disinggung mengenai obrolan sepanjang perjalanan dari bandara terkait politik atau tidak. Dia mengaku, hanya berbicara mengenai kereta saja. 

Jajal KA Bandara Soetta



Dalam peresmian Kereta Bandara Soetta, Presiden sempat menjajal langsung jalur kereta dari bandara, Tangerang, ke Stasiun Sudirman Baru, Jakarta. Waktu yang ditempuh oleh KA Bandara saat itu mencapai 55 menit.

Jokowi menuturkan, ke depannya KA bandara ini akan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya seperti MRT, LRT, dan Bus Transjakarta. Bila moda transportasi itu sudah terintegrasi secara penuh, diharapkan masyarakat bisa beralih menggunakan transportasi umum, alih-alih kendaraan pribadi.

“Diharapkan masyarakat mau pindah ke transportasi umum yang nyaman, yang bisa digunakan secara bersama-sama,” ujar Jokowi.***

Bagikan: