Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 21.1 ° C

90 Persen Arena Asian Games 2018 Sudah Rampung

Muhammad Ashari
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kiri) bersama Mensesneg Pratikno (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) bersiap mengikuti rapat terbatas tentang Asian Games XVIII Tahun 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 21 November 2017. Rapat tersebut membahas perkembangan terkini kesiapan Asian Games XVIII Tahun 2018 yang akan dibuka pada 18 Agustus 2018.*
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kiri) bersama Mensesneg Pratikno (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) bersiap mengikuti rapat terbatas tentang Asian Games XVIII Tahun 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 21 November 2017. Rapat tersebut membahas perkembangan terkini kesiapan Asian Games XVIII Tahun 2018 yang akan dibuka pada 18 Agustus 2018.*

BOGOR, (PR).- Pemerintah mengklaim telah merampungkan venue Asian Games 2018 sebanyak 90 persen. Pada awal tahun 2018 akan diadakan uji coba 10 cabang olah raga di venue Asian Games 2018.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan, persiapan Asian Games 2018 sejauh ini masih berada di jalur yang benar. Selain persoalan sarana prasarana, persiapan opening-closing Asian Games serta kebutuhan atlit juga telah diperhitungkan.

"Tidak hanya venue-nya saja, sarana-prasarana infrastrukturnya. Tapi, opening-closing itu juga akan jadi satu hal yang ditunggu-tunggu penyelenggaraan asian games 2018," katanya seusai rapat terbatas Asian Games 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa, 21 November 2017.

Menurut dia, dalam ratas juga disampaikan bahwa KONI akan melakukan try out bagi atlit-atlit yang ditargetkan meraih medali emas. Rencananya, try out akan dilakukan pada minggu kedua Desember 2017 sampai Januari 2018.

"Memang kita perlukan juga high performance training. Try out di luar negeri diperlukan, tidak hanya di Indonesia sehingga atlit kita bisa berkompetisi melawan atlit lain dari 45 negara," tuturnya.

Dia menambahkan, dalam ratas juga dibahas mengenai kesejahteraan para atlit. Hal-hal yang berkaitan dengan perlengkapan dan kebutuhan atlit dikatakannya akan rampung pada Januari 2018.

"Tadi juga sudah disampaikan, jangan sampai terulang hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan para atlit. Juga semua peralatan yang dibutuhkan atlit, komitmen kami,  semuanya itu bisa selesai pada Januari," tuturnya.

Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi mengatakan, Presiden Joko Widodo ingin ada perhatian khusus kepada atlit, baik soal kebutuhan dimana mereka melakukan latihan, pertandingan, alat-alat tanding maupun alat-alat latih, termasuk kebutuhan sosial.

"Sosial itu bahwa prestasi yang akan diraih nanti akan dihargai secara maksimal oleh negara dalam bentuk pemberian bonus dan sebagainya," tuturnya.

Menurut Imam, presiden bahkan menyatakan bahwa bonus yang didapatkan atlet Asian Games 2018 harus lebih besar dari bonus Asian Games Incheon 2014. Selain bonus, katanya, adalah pemberian pengangkatan sebagai PNS bagi peraih medali di Asian Games. "Termasuk, tadi diputuskan juga akan diberikan rumah. Tentu ini juga berlaku untuk Asian Games dan Asian Paragames," tuturnya.

Terkait dengan nominal bonus, Imam mengaku masih diperhitungkan besaran pastinya. Perhitungan tetap memperhatikan anggaran negara dan tidak melebihi bonus yang didapatkan dari Olimpiade dimana atlet yang meraih 1 medali emas diganjar bonus Rp 5 miliar.***

Bagikan: