Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 25.6 ° C

Pemerataan Pembangunan Terapkan Prinsip Indonesiasentris

Muhammad Ashari

JAKARTA, (PR).- Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Jusuf Kalla memfokuskan kinerja di tahun ketiganya untuk melakukan pemerataan pembangunan. Yakni melalui prinsip Indonesiasentris, bukan lagi Jawasentris.

Salah satu indikator dari pembangunan Indonesiasentris tersebut adalah melalui pembangunan infrastruktur-infrastruktur yang meningkatkan konektivitas di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 dengan tema “Perwujudan Indonesia Sentris dan Pembangunan Kewilayahan Secara Merata” yang berlangsung di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa, 17 Oktober 2017.

“Di wilayah NTT (Nusa Tenggara Timur) misalnya, yang memang merupakan pulau-pulau, secara intensif Kemenhub membangun banyak bandara, dimana hampir di setiap pulau ada bandara. Dengan demikian, aktivitas saudara-saudara kita di NTT dapat berjalan baik,” ujarnya.

Selain bandara, di NTT dan NTB, Kemenhub juga membangun infrastuktur penunjang konektivitas lainnya di daerah 3T, antara lain seperti dermaga di timur Sumatera dan di barat Kalimantan, pelabuhan di utara Sulawesi dan Kalimantan, serta bandara dan kapal ternak di Papua.

Dia menambahkan, ujung dari seluruh pembangunan tersebut adalah terbangunnya Tol Udara dan Tol Laut yang hingga saat ini terbukti bisa mengurangi disparitas harga hingga 20-40 persen.

“Untuk efektifitas dan pemerataan pembangunan, maka perencanaan pembangunan harus dilakukan secara spasial, tidak lagi sektoral. Kementerian Perhubungan siap bersinergi untuk mendukung pemerataan pembangunan, khususnya di kawasan perbatasan dan timur Indonesia,” ujar Budi.***

Bagikan: