Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sedikit awan, 23.3 ° C

Luhut: Jangan Habiskan Energi Membicarakan G 30 S/PKI

Siska Nirmala Puspitasari

JAKARTA, (PR).- Menko Maritim Luhut Pandjaitan mengimbau masyarakat agar tidak menghabiskan energi membicarakan G 30 S/PKI. Menurut dia, ancaman robotic yang bisa mengancam lapangan pekerjaan justru lebih penting untuk dibicarakan.

"Jangan habiskan energi kita bicara masalah perbedaan G 30 S/PKI, lebih baik kita cerita dampak robotic yang dampaknya kepada lapangan kerja," kata Luhut usai menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 19 September 2017, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Luhut mengakui bahwa waspada terhadap pergerakan komunis muncul kembali tentunya merupakan hal yang wajar. Namun menurut dia, sebaiknya juga tidak perlu berlebihan sehingga energi habis untuk membahas hal tersebut. 

Dia mengatakan, kewaspadaan yang dilakukan pemerintah dalam menanggulangi munculnya paham komunis adalah meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Ancaman pemberhentian karyawan



Lebih lanjut Luhut menuturkan, beberapa negara maju telah menerapkan sistem robotic di berbagai bidang industrinya. Hal tersebut akan mengancam 'lay off' atau pemberhentian karyawan.

"Beruntung kita ada pariwisata tidak robotic sehingga kita dorong terus sektor pariwisata. Pertanian juga tidak banyak roboticnya," kata Luhut.

Menko Maritim mengakui bahwa setiap peringatan G 30 S/PKI setiap 30 September selalu muncul isu komunis. Karena itu dia meminta media memberikan pemberitaan yang terus mengulas perbedaan tersebut.***

Bagikan: