Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 26.2 ° C

Timnas U-16 Berharap Curi Kemenangan dari Thailand

Wina Setyawatie
TIM Nasional U-16 sedang menjalani sesi latihan pemulihan kondisi di Lapangan latihan Kampus Chonburi, Thailand, Senin, 10 Juli 2017, jelang pertandingan kedua babak penyisihan Grup A Piala AFF U-15 2017 melawan Thailand. Pada pertandingan sebelumnya melawan Myanmar, timnas harus puas dengan hanya memetik satu poin, usai ditahan imbang 2-2.*
TIM Nasional U-16 sedang menjalani sesi latihan pemulihan kondisi di Lapangan latihan Kampus Chonburi, Thailand, Senin, 10 Juli 2017, jelang pertandingan kedua babak penyisihan Grup A Piala AFF U-15 2017 melawan Thailand. Pada pertandingan sebelumnya melawan Myanmar, timnas harus puas dengan hanya memetik satu poin, usai ditahan imbang 2-2.*

CHONBURI, (PR).- Tim Nasional (Timnas) U-16 berharap bisa petik kemenangan di laga kedua babak penyisihan grup A Piala AFF U-15 yang berlangsung di Chonburi, Thailand. Kendati lawan yang dihadapi berat, Thailand,  namun peluang untuk meraih tiga poin pertama untuk Timnas dinilai tetap ada.

Pelatih Timnas U-15 Fakhri Husaini lewat pesan singkat yang dikirimkan oleh wartawan, Senin, 10 Juli 2017, mengatakan jika pihaknya akan mencari cara untuk memperbaiki permainan Timnas yang dinilainya kurang bermain maksimal di laga pertama kemarin melawan Myanmar. Dia pun meminta para pemainnya untuk melupakan hasil di laga pertama dan fokus ke laga selanjutnya. 

"Calon lawan kami (Thailand -Red.) kemarin menang tipis lawan Australia. Tapi kami akan pelajari permainan mereka dan mengevaluasi serta memperbaiki cara bermain kami dari laga sebelumnya melawan Myanmar. Kami berharap dengan perbaikan, kami bisa mencuri kemenangan untuk meraih tiga poin pertama di turnamen ini," ungkapnya. 

Dari evaluasi yang dilakukannya, para pemainnya dinilai masih memiliki beberapa hal yang harus diperbaiki. Pertama masalah komunikasi di lapangan. Dimana perubahan antar lini dinilai belum berjalan sempurna.

 

"Lalu masalah kesabaran pemain dalam melakukan penyelesaian, itu yang masih harus diingatkan lagi. Terutama saat dalam pinalti box," katanya.

Kendala lapangan yang digunakan kemarin pun, dinilai menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi performa timnya. Pasalnya, Timnas tidak terbiasa bermain di lapangan rumput sintetis. Fakhri pun mengakui jika kecolongan.

"Tidak ada informasi sebelumnya. Saya baru tahu H-1, jadi mau tidak mau pemain harus beradaptasi cepat. Karena tidak ada jadwal uji coba resminya" tuturnya.

Beruntung, dalam tiga pertandingan ke depan, melawan Thailand, Australia (13 Juli 2017), dan Laos (15 Juli 2017) Timnas akan bermain di lapangan rumput. Kondisi itu pun dinilai cukup menguntungkan Timnas, dia pun percaya diri anak asuhnya bisa menghadapi Thailand. 

Dengan hasil imbang di laga perdana kemarin, Indonesia sementara menduduki posisi ketiga klasemen sementara dengan 1 poin. Pemuncak klasemen sementara adalah Laos yang kemarin membukukan kemenangan sempurna 2-0 atas Singapura. Lalu, di posisi kedua ditempati calon lawan Indonesia nanti, Thailand. Di dasar klasemen sementara Grup A, ada Singapura yang memiliki selisih gol lebih banyak (-2) dibandingkan Australia (-1).***

Bagikan: