Pikiran Rakyat
USD Jual 13.961,00 Beli 14.059,00 | Cerah berkabut, 25.1 ° C

13 Orang Lolos Seleksi Penasihat KPK

Muhammad Irfan

JAKARTA, (PR).- Sebanyak 13 orang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya pada penjaringan kandidat penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi. Jumlah ini diambil dari 34 orang yang sebelumnya dinyatakan lolos tahap administrasi.

Menurut tim panitia seleksi penasihat KPK Busyro Muqoddas, beberapa nama itu di antaranya Antonius D.R Manurung dari Universitas Mercubuana, Budi Santoso dari Ombdusman RI, Burhanudin dari UIN Syarif Hidayatullah, Eddhi Sutarto dari Direktorat Jenderal Bea Cukai, dan Edward Efendi Silalahi, dosen tetap di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Selain itu ada juga nama Johannes Ibrahim Kosasih dari Universitas Kristen Maranatha, Moh Tsani Annafari dari Kementerian Keuangan, Muhammad Arief dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Nindya Nazara dari PT Gerbang Berkah Solusi Indonesia, dan Roby Arya Brata, Sekretariat Kabinet.



"Tiga orang lainnya yakni Sarwono Sutikno dari Institut Teknologi Bandung, Vincensius Manahan Mesnan Silalahi dari Lembanga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan Wahyu Sardjono, Garuda Indonesia," ucap Busyro dalam konferensi pers di Gedung KPK, Selasa, 21 Maret 2017.

Menurut Busyro latar belakang ketiga belas orang ini beragam. "Kalau dari segi kesarjanaan ada yang sarjana hukum, IT, sarjana ekonomi, perbankan, bahkan psikologi," ucapnya.

Setelah disaring menjadi 13 kandidat, mereka akan memasuki tahap wawancara. Sebelumnya mereka telah dinyatakan lolos pada tahap psikologi dan kesehatan. Menurut anggota pansel lainnya, Mahfud MD, tes wawancara nanti akan menyaring lagi para kandidat ini menjadi empat orang. 

"Sebelumnya dalam tes psikologi kami menilai antara lain integritas dan 'leadership', kemudian ada paper yang ditulis dan dikoreksi, bahkan sampai tadi pagi dikoreksi. Kemudian tes kesehatan, lalu pertimbangan masyarakat ditambah laporan kepolisian dan kelalaian moral. Ini penting dan sudah dicek dulu sehingga mendapat 13 orang yang akan masuk ke tahap berikut," kata Mahfud.***

Bagikan: