Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Cerah berawan, 15.9 ° C

Arus Balik Penyeberangan Diprediksi Mulai Sabtu

Satrio Widianto
SEJUMLAH kendaraan pemudik yang akan menyeberang ke Pulau Sumatra menunggu giliran masuk kapal roro di Dermaga III Pelabuhan Merak, Banten, Senin 4 Juli 2016.*
SEJUMLAH kendaraan pemudik yang akan menyeberang ke Pulau Sumatra menunggu giliran masuk kapal roro di Dermaga III Pelabuhan Merak, Banten, Senin 4 Juli 2016.*
JAKARTA, (PR).- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi arus balik penyeberangan akan mulai meningkat pada Sabtu 9 Juli 2016 hingga sepekan berikutnya. Pola arus balik penyeberangan diharapkan jauh lebih baik dibandingkan pelayanan dari arus mudik.

"Pada arus mudik di setiap lintasan utama yang dipantau telah melebihi target kenaikan traffic penumpang sebesar 5 persen. Kalau arus balik penumpang akan lebih terurai," tutur Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Danang S. Baskoro dalam siaran pers di Jakarta, Kamis 7 Juli 2016.

Adapun tujuh lintasan penyeberangan yang ramai saat arus mudik maupun balik, yakni Merak-Bakaheuni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Bajoe-Kolaka, Tanjung Api-Api-Bangka (Tanjung Kelian), Kayangan-Pototano, dan Kariangau-Penajam.

Dari ketujuh lintasan utama terpantau, Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padang Bai, maupun Tanjung Api-api - Bangka, telah mencatat jumlah pemudik yang meningkat di atas 5 persen dibandingkan tahun lalu.

"Kami juga bersyukur, karena selama pelayanan arus mudik feri dari H-12 hingga hari H Lebaran, tidak ada kecelakaan (zero accident) yang terjadi," tutur Danang.

Ia mengungkapkan, dalam penyelenggaraan layanan angkutan mudik tahun ini telah sukses dalam menerapkan inovasi penjualan tiket penyeberangan di Rest Area KM 43 & KM 68 Tol Tangerang-Merak yang berhasil menjaring total 10.904 unit kendaraan roda empat (pribadi) selama H-12 hingga H-1.

"Ini prestasi luar biasa, karena dari sekitar 80.000 kendaraan pribadi yang menyeberang Merak-Bakauheni, penjualan mobile e-ticketing telah berkontribusi sekitar 13,63 persen selama arus mudik," katanya.

Namun, diakui juga, selama arus mudik berlangsung, masih banyak kekurangan dalam pemberian layanan kepada pengguna jasa penyeberangan. Khususnya, bagi penguna jasa penyeberangan yang mengalami antrean saat menuju areal Pelabuhan Merak pada puncak arus mudik yang terjadi sejak Jumat 1 Juli 2016 malam hingga Sabtu 2 Juli 2016 sore.

Adapun volume kendaraan mobil dan motor pada Jumat 1 Juli 2016 atau H-5 tercatat mencapai tiga kali lipat dibandingkan hari sebelumnya. Sebanyak 15.000 sepeda motor dan sekitar 11.000 mobil pribadi dan 500-an bus memadati pelabuhan pada waktu yang bersamaan.

Data Posko Terpadu Mudik 2016, total traffic penumpang feri yang menyeberang dari Merak menuju Bakauheni pada H-12 hingga H mencapai 895.888 orang atau naik 15,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 778.334 orang. Lalu jumlah total kendaraan mencapai 192.303 unit atau naik 14,2 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 168.352 unit.

Sebaliknya, total traffic penumpang dari Bakauheni menuju Merak pada H-12 hingga H mencapai 397.021 orang atau naik 5,4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 376.603 orang. Diikuti jumlah total kendaraan sebanyak 71.287 unit atau naik 1,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu 70.249 unit.

"Masih banyaknya kekurangan dalam pelayanan kami, akan menjadi koreksi agar dilakukan perbaikan pada tahun depan. Untuk percepatan dan memudahkan pengguna jasa, akan kami tingkatkan koordinasi dengan stakeholder lain khususnya dalam mengatasi antrean menuju pelabuhan, dan mempercepat proses bongkar muat di kapal," tuturnya.

Dari lintasan lain, dilaporkan juga layanan mudik feri berlangsung lancar dan aman. Di lintasan Tanjung Api-api-Bangka tercatat dari H-7 hingga H-1 jumlah pemudik mencapai 14.000 orang, 1.350 unit sepeda motor, dan 1.400 kendaraan roda empat.

"Memang untuk jumlah penumpang pejalan kaki turun 2 persen, dan roda dua turun persen. Namun, untuk roda 4 naik 12%. Pencapaian tahun ini memang melebihi target kenaikan 5 persen," kata GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bangka Dadan Hermawan.

Untuk lintasan Lembar-Padang Bai yang juga sibuk, mengalami puncak arus mudik Lebaran pada Sabtu 2 Juli2016 atau H-4 dan Minggu 3 Juli 2016 atau H-3 yang didominasi kendaraan roda dua.

"Kenaikan pemudik sepeda motor sekitar 15-20 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan untuk penumpang dan roda empat (pribadi) rata-rata naik 10-15 persen," tutur GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar Anton Murdianto.

Adapun untuk puncak arus balik penyeberangan diperkirakan akan lebih terdistribusi karena momentum libur Lebaran juga bersamaan dengan liburan anak sekolah hingga 17 Juli 2016 mendatang. Meski demikian, bagi pegawai negeri sipil, karyawan BUMN, maupun swasta, sudah mulai aktif bekerja kembali pada Senin 11 Juli 2016 mendatang. Karena itu, diperkirakan arus balik penyeberangan juga akan lebih terdistribusi mulai akhir pekan ini hingga pekan depan.

"Prediksinya, puncak arus balik akan terjadi Sabtu 9 Juli 2016 atau H+4 dan Minggu 10 Juli 2016 atau H+3 khususnya para pemudik yang akan kembali masuk kerja pada Senin 11 Juli 2016 mendatang," tutur Danang. Ia kembali mengimbau kepada seluruh pemudik untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya menghadapi arus balik Lebaran, mengingat kondisi stamina yang cenderung menurun setelah menikmati libur Lebaran di kampung halaman.

"Harus tetap jaga kesehatan, dan selalu waspada di perjalanan. Pemudik diimbau agar melakukan perjalanan ataupun penyeberangan di siang hari demi menghindari potensi antrean panjang yang kerap terjadi di malam hari karena peningkatan volume kendaraan," tutur Danang lagi.***
Bagikan: