Pikiran Rakyat
USD Jual 14.099,00 Beli 14.197,00 | Sedikit awan, 19.8 ° C

LPSK Siap Lindungi Saksi Kunci Kematian Mirna

Bambang Arifianto
JAKARTA, (PRLM).- Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap melindungi saksi kunci dalam kasus kopi beracun yang mengakibatkan tewasnya Wayan Mirna. LPSK mendukung penuh upaya polisi melindungi Asisten Rumah Tangga (ART) Jesica (tersangka) yang diharapkan jadi saksi mahkota kasus meninggalnya Wayan Mirna.

Seperti diketahui, Mirna tewas setelah meminum kopi Vietnam yang mengandung sianida. Setelah proses penyelidikan, polisi menetapkan Jesica sebagai tersangka. ‎

Perkara tersebut juga membetot asisten rumah tangga Jesica yang diduga mengetahui upaya meracun korban. Namun, kesaksian sang asisten itu memerlukan perlindungan aparat penegak hukum.

"Upaya (perlindungan) ini sudah tepat mengingat hubungan pekerja-majikan bisa menimbulkan ancaman fisik untuk saksi," ujar Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai dalam pers rilisnya kepada "PR", Jumat (5/2/2016) .

Lebih lanjut, tuturnya, LPSK siap membantu polisi untuk memberikan perlindungan kepada saksi mahkota. "Hal ini sesuai amanat UU Perlindungan Saksi dan Korban, yakni LPSK berperan memberikan dukungan kepada aparat dalam sistem peradilan pidana," ucap Semendawai.

Menurut UU tersebut, pengajuan permohonan perlindungan bisa saja berasal dari aparat penegak hukum yang menangani. " Penyidik bisa membawa saksi kepada LPSK untuk dilindungi, sehingga upaya pengungkapan kasus ini bisa semakin lancar karena saksi merasa aman dan nyaman dalam memberikan keterangan," kata Semendawai. (Bambang Arifianto/A-88)***
Bagikan: