Pikiran Rakyat
USD Jual 14.006,00 Beli 14.104,00 | Sedikit awan, 25.1 ° C

Ibu-ibu Muda Sering Manfaatkan Jasa Gigolo

Anwar Effendi
YOGYAKARTA, (PRLM).- Prostitusi di kalangan mahasiswa tidak terbatas pada mahasiswi. Saat ini di Kota Yogyakarta marak prostitusi laki-laki atau yang dikenal dengan gigolo. Bahkan, menu yang ditawarkan para penjaja seks ini pun beragam.
 
Salah satunya adalah BG, mahasiswa semester tujuh di universitas swasta di Yogyakarta. BG mengaku tidak hanya melayani ibu-ibu yang membutuhkan jasanya, tetapi menawarkan swinger atau aktivitas seks yang dilakukan tiga orang atau lebih. "Swinger biasanya dilakukan oleh pasangan suami istri yang ingin mencari sensasi,"ujarnya, Rabu (25/11/2015).
 
Dia mengungkapkan, aktivitas ini banyak dicari oleh kalangan suami istri yang berusia muda. "Banyak konsumennya dari Yogya, Solo, Madiun dan beberapa kota lainnya. Usianya tergolong muda baru sekitar 35 tahun,"paparnya.
 
Aktivitas ini awalnya dia peroleh dari rekannya yang dikenal melalui dunia maya. Singkat cerita, setelah ditawari, dan mau bergabung, BG dimasukkan ke group Blcakberry. Grup tersebut tidak bisa sembarangan orang masuk di dalamnya, hanya ada 30 orang yang bisa masuk.
 
Di group tersebut, dirinya mengetahui siapa yang akan menyewa jasanya. Dengan tarif Rp300 - Rp 400 ribu sekalian main. "Untuk booking swinger harga itu belum termasuk hotel, mereka menyewa sendiri,"katanya.
 
Awalnya ia mengaku mendapatkan bookingan swinger sempat grogi. Namun akhirnya kecanduan hingga saat ini. "Saya bisa tiga sampai empat kali booking setiap bulannya, tidak seramai kota lain,"paparnya.
 
Karena tidak setiap hari mendapatkan pelanggan, dia memilih mencari ibu muda dan tante-tante. "Kalau sepi ya mencari ibu muda atau tante,"tutupnya.(okz/A-147)***
 
 
 
 
 
Bagikan: