Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Umumnya cerah, 24.2 ° C

Viral, Gegara Lagunya Enak Didengar, Seorang Gelandangan Ditawari Kontrak Rekaman

Tim Pikiran Rakyat
EMILY Zamourka terlihat di video sedang menyanyikan karya Puccini, O Mio Babbino Caro.*/LAPDHQ
EMILY Zamourka terlihat di video sedang menyanyikan karya Puccini, O Mio Babbino Caro.*/LAPDHQ

LOS ANGELE, (PR).- Seorang polisi Los Angeles berhenti untuk memfilmkan seorang perempuan tunawisma (gelandangan) yang menyanyikan lagu opera di kereta bawah tanah. Mereka tidak menyadari bahwa video tersebut menjadi viral.

Emily Zamourka terlihat di video sedang menyanyikan karya Puccini, O Mio Babbino Caro.

Los Angeles Police Department (LAPD) menaruh video di akun Twitter-nya dimana rekaman itu telah ditonton sebanyak satu juta kali.

Irama halus perempuan berumur 52 tahun tersebut telah memikat hati banyak orang.

Salah satu cuitan mengatakan: "Suaranya menakjubkan! Saya mengharapkan kehidupan yang sangat bahagia. Terima kasih kepada polisi yang menemukan keindahan suaranya dan berbagi di media sosial. Cerita ini membuat hari saya menyenangkan!"

Meskipun begitu, ada juga sebagian orang yang mempertanyakan apakah Zamourka memang benar-benar gelandangan

"Tas dan pakaiannya tidak kotor dan rambutnya bersih. Sepertinya dia habis berbelanja dan membawa belanjaannya ke rumah dengan menggunakan keranjang," kata sebuah cuitan.

Yang lainnya mencuit bahwa dia melihat Zamourka sebelumnya di jalan: "Saya menyadari telah melihat perempuan ini di kereta Los Angeles Metro dan melihatnya memberi makan burung di jalan. Saya tidak pernah membayangkan dia memiliki suara yang begitu indah."

Belajar biola dan piano

Zamourka mengatakan kepada Los Angeles Times dan dikutip BBC, bahwa dirinya pindah ke AS saat berumur 24 tahun dari Rusia, dimana dia belajar memainkan biola dan piano, disamping menyanyi dengan menirukan penyanyi opera di TV.

Situs internet selebritas TMZ melaporkan dia telah ditawarkan kontrak rekaman oleh produser musik yang pernah dicalonkan mendapatkan Grammy.

LAPD juga mencuit mengucapkan terima kasih kepada polisi yang pertama kali menaruh video.

Tetapi perubahan langsung menjadi bintang tidaklah mudah.

Sejumlah laman crowdfunding muncul untuk membantu Zamourka memiliki tempat tinggal dan mengganti biola yang rusak dan dicuri, biola itu biasa dirinya pakai di jalan untuk mendapatkan uang.

Satu laman dimulai oleh seorang penonton yang melihat ceritanya di berita setempat dan "terinspirasi untuk membantu".

Pengumpul dana lainnya mengatakan dirinya bermaksud "membantu Emily karena berbeda dengan banyak orang di luar sana, dia tidak memerlukan sedekah, tetapi dia memerlukan bantuan untuk bangkit."

Laman GoFundMe menghimpun ribuan dolar (belasan juta rupiah) dan mendapat dukungan Los Angeles City Council.

Memperingati nenek moyang

Pejabat kota Joe Buscaino bersedia membiayai pertunjukan Zamourka akhir minggu ini pada pembukaan Little Italy in San Pedro untuk memperingati nenek moyangnya yang berasal dari Italia.

Juru bicara pemerintah, Branimir Kvartuc, mengatakan: "Kami menyaksikan video dan ketika dia menyanyi dalam bahasa Italia kami berpikir adalah wajar bagi dirinya untuk menyanyi bagi kami dan jadi saya pikir, mari berikan dia pekerjaan itu.

"Hari Senin pagi saya bertemu, berbicara dan menawarkannya untuk pentas. Dia dengan senang hati menerimanya."

Tetapi Kvartuc khawatir dia akan menolak pertolongan.

"Kami menawarkannya pentas beberapa malam di sebuah hotel dan Airbnb, tetapi kami mengetahui bahwa dia memelihara burung dan dia kemungkinan memerlukan tempat untuk mereka," katanya.

"Dia sudah tiga tahun hidup di jalan sehingga diperlukan waktu untuk menyesuaikan diri.

Dia mengatakan terdapat "krisis tunawisma" di LA saat ini. "Kami berusaha memberikan rumah, tetapi terdapat kekurangan besar pasokan," tambahnya.

"Sebagian orang memandang tunawisma adalah pecandu narkoba atau orang-orang yang gagal, tetapi kami ingin mengubah pandangan tentang tunawisma."

Mereka kemungkinan memiliki bakat tersembunyi seperti Emily Zamourka.

Seperti seseorang di Twitter mencuit: "Setiap orang memiliki ceritanya sendiri ... sama dengan perempuan ini. Saya tidak tahu mengapa dia menjadi tunawisma selama bertahun-tahun, tetapi dia adalah seorang manusia ... itulah yang penting."***

Bagikan: