Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 22.1 ° C

Stupa Borobudur Kini Ada di Kebun Raya Ukraina

Huminca Sinaga

TARI Lenggang Nyai sambut pembukaan tirai stupa. Beginilah replika Stupa Borobudur yang dibangun oleh KBRI Kyiv, di Kyiv, Ukraina.*/KBRI UKRAINA
TARI Lenggang Nyai sambut pembukaan tirai stupa. Beginilah replika Stupa Borobudur yang dibangun oleh KBRI Kyiv, di Kyiv, Ukraina.*/KBRI UKRAINA

KIEV, (PR).- Stupa Borobudur, simbol mahakarya Nusantara kini ada di Ukraina. Replika stupa Borobudur dengan ukuran yang sama dengan stupa aslinya itu, dibangun KBRI Kiev di Kebun Raya Nasional M.M. Gryshko, Kiev, ibu kota Ukraina.

Peresmian stupa tersebut baru saja dilakukan Dubes RI, Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, S.H., M.E. pada tanggal 17 Agustus 2019, bertepatan dengan HUT ke-74 Kemerdekaan RI. 

Dalam acara itu, resepsi diplomatik HUT ke-74 RI juga turut digelar. Sekitar 400-an orang dari berbagai kalangan hadir dalam acara tersebut. Di antaranya, politisi, pengusaha, para Kepala Perwakilan Asing, Organisasi-Organisasi Internasional berakreditasi di Ukraina, tokoh-tokoh masyarakat, budayawan, pejabat tinggi Ukraina, masyarakat Indonesia di Ukraina, kalangan jurnalis media setempat, Friends of Indonesia di Ukraina dan seluruh mitra KBRI. 

Melansir siaran pers KBRI Ukraina yang diterima Pikiran Rakyat Online,  Minggu malam, acara dimulai pada 17 Agustus pukul 16.30 waktu setempat. Peresmian ditandai dengan pemukulan gong tiga kali, yang langsung diikuti dengan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang membuat suasana khidmat dan mendebarkan, dan disambung dengan lagu kebangsaan Ukraina. 

Setelah itu, disusul dengan pidato sambutan   peresmian Stupa Borobudur oleh Kepala Dewan Presidum National Academy of Sciences of Ukraine, Prof. Volodymyr Radchenko, otoritas yang  membawahi Kebun Raya Nasional M.M. Gryshko dan  disambung oleh  Dubes RI Yuddy Chrisnandi yang diikuti dengan prosesi peresmian stupa dan resepsi diplomatik HUT RI ke-74.

Prof. Dr. Volodymyr Radchenko, ilmuwan  Ukraina ini menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada  pemerintah Indonesia atas kerja samanya, serta mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh KBRI dalam membangun stupa Borobudur dan Taman Indonesia ini di wilayah kebun raya yang dipimpinnya. 
Kini warga setempat pun dapat menikmati suasana Indonesia yang secara permanen tertancap di kawasan ini.  

Tanda persahabatan

Dubes RI, dalam sambutannya menyampaikan kegembiraannya dapat membangun stupa, yang merupakan mahakarya Nusantara, lambang simbol kebesaran peradaban bangsa Indonesia ini di Ukraina. 

Masih dalam pidatonya, Dubes Yuddy juga menyampaikan kepada rakyat Ukraina ucapan selamat menyambut Hari Kemerdekaan Ukraina ke-28 yang jatuh pada tanggal 24 Agustus mendatang.

Lebih lanjut, kata Dubes Yuddy, atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, dirinya mempersembahkan replika Stupa Borobudur ini sebagai hadiah Hari Kemerdekaan Ukraina, sekaligus sebagai tanda kenangan persahabatan abadi antara Indonesia dengan Ukraina.

Stupa Borobudur ini adalah ungkapan cinta kasih bangsa Indonesia kepada rakyat Ukraina sebagai tanda kenangan persahabatan abadi yang akan tinggal selama-lamanya.

Di hadapan sekitar 400-an tamu yang menyaksikan peresmian ini, Dubes Yuddy menyampaikan bahwa Stupa Borobudur ini merupakan sumber inspirasi kreatif bagi generasi penerus kedua bangsa Indonesia dan Ukraina yang akan menyatukan persahabatan abadi sebagai upaya kedua bangsa turut menciptakan perdamaian dunia. 

Arti persahabatan

Dubes Yuddy berharap agar kehadiran Stupa Borobudur di Ukraina ini memberi inspirasi bagi dunia tentang arti pentingnya persahabatan, dan cinta kasih umat manusia yang tanpa terbatas.

Selesai membacakan pidato sambutannya, Dubes RI bersama Kepala Dewan Presidium National Academy of Sciences of Ukraine  dan tamu VIP lainnya mendekat ke pita merah putih yang telah disiapkan untuk melakukan pengguntingan pita dan membuka tirai penutup stupa tanda peresmian Stupa Borobudur di Ukraina. Prosesi pembukaan tirai penutup stupa tanda peresmian terasa sakral dan penuh kharisma budaya Indonesia berkat alunan musik gamelan dan bunyi gong besar yang mengiringi terbukanya tirai secara perlahan hingga terlihat keanggunan stupa yang berdiri kokoh di hadapan para hadirin yang menyaksikannya.

Selanjutnya, hadirin juga disuguhi tarian pembuka Lenggang Nyai dari Jawa Barat yang dibawakan  Ayesha Fatma Nandhira, putri Dubes Yuddy bersama Maryna Kyrylchuk, eks penerima beasiswa RI Darmasiswa. 

Selesai tarian, Dubes Yuddy mempersilahkan para tamu dan hadirin untuk mencicipi hidangan khas Indonesia yang ditata serba hijau beralaskan daun pisang asli yang khusus disiapkan maestro chef KBRI, Putu Mahayasa.

Stupa Borobudur yang baru diresmikan oleh Dubes RI, dibangun selama 51 hari oleh 3 orang pekerja seni bangunan yang khusus didatangkan dari Indonesia. 
Stupa lainnya berada di areal Taman Indonesia yang sudah lebih dulu dibangun oleh KBRI dan diresmikan pada 28 Oktober 2017, di kawasan National Botanical Garden M.M. Gryshko di Kiev, yang merupakan kebun raya terbesar di Kiev. Kebun raya seluas 1,2 km2 (120 hektar) ini dibangun pada tahun 1932  dan merupakan obyek wisata  keluarga tak pernah sepi pengunjung.***

Bagikan: