Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Sebagian cerah, 29.9 ° C

10 Tahun Hilang, Karyawan Ditemukan di Tempat Kerja

Huminca Sinaga

ILUSTRASI jenaszah.*/DOK. PRFM
ILUSTRASI jenaszah.*/DOK. PRFM

IOWA, (PR).- Polisi mengatakan bahwa jenazah seorang pria yang dinyatakan hilang pada 2009 lalu,  telah ditemukan di balik mesin pendingin supermarket tempat dia bekerja yang saat ini sudah ditutup.

Para penyelidik dewan kota Bluffs, Iowa, mengatakan bahwa Larry Ely Murillo-Moncada, 25 tahun, tampaknya terjatuh ke dalam celah selebar 18 inci (45cm) di supermarket No Frills.

Dilansir BBC News, Selasa 23 Juli 2019,  yang mengutip keterangan penyelidik sersan Brandon Danielson, kemungkinan suara berisik dari mesin pendingin meredam teriakan minta tolongnya.

Diketahui penyebab kematiannya terjadi karena faktor kecelakaan kerja Sejauh ini  tidak ada tindak kejahatan dalam insiden tersebut.

Jenazahnya ditemukan pada bulan Januari lalu di supermarket yang jaraknya tidak jauh dari tempat tinggal korban. Akan tetapi, sangat disayangkan jenazahnya telah membusuk sehingga dirinya saat itu tidak dapat langsung dikenali. Hingga akhirnya pekan lalu, identitas jenazah terungkap  setelah dilakukan otopsi.

“Anda tidak akan mendengar kasus semacam ini, [seperti] orang ditemukan di balik tembok, terutama di tempat seperti ini,”  ujar Sersan Danielson, yang ditugaskan untuk menangani kasus orang hilang pada tahun 2009 lalu.

“Kita memiliki kasus orang hilang setiap harinya, tetapi ini unik,” dia menambahkan kepada KETV di Omaha, Nebraska, awal pekan ini.

Alami halusinasi

Keluarganya mengatakan, Murillo-Moncada dilaporkan menghilang sehari setelah hari Thanksgiving, setelah dirinya kabur dari rumah orangtuanya bertelanjang kaki ketika dirinya menderita halusinasi.

Dia meninggalkan mobil beserta kuncinya, orangtuanya mengatakan kepada media setempat di hari dirinya menghilang, yang terjadi selama badai salju.

“Dia mendengar suara yang mengatakan ‘makanlah gula',” kata ibunya melalui penerjemah pada tahun 2009 lalu.

“Dia merasakan jantungnya seperti dipukul sangat keras dan berpikir jika dia memakan gula, maka jantungnya kembali normal.”

Polisi mengatakan, baju biru yang ditemukan di badan korban pada bulan Januari ternyata cocok dengan deskripsi yang dinyatakan oleh orangtua korban.

Mesin pendingin yang berada ditempat korban terjatuh, tingginya diperkirakan setinggi 12 kaki. Dia ditemukan oleh pekerja yang sedang membongkar rak-rak yang ada di supermarket.

Mantan pekerja No Frills, yang supermarketnya telah ditutup beberapa tahun lalu, mengatakan hal yang tidak biasa bagi para karyawan untuk mengukur bagian atas mesin pendingin untuk persediaan barang-barang.

Sersan Danielson mengatakan pada hari Senin bahwa ibunya telah menduga sejak lama bahwa anaknya mungkin berada di supermarket ketika dia menghilang.

“Sang ibu, dia mendapatkan semacam pikiran bahwa anaknya tidak akan meninggalkan No Frills.” ujar  Sersan Danielson menambahkan.***

Bagikan: