Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Hujan singkat, 30.4 ° C

AS Akhirnya Berikan Visa untuk Menlu Iran

Huminca Sinaga
Ilustrasi.*/DOK.PR
Ilustrasi.*/DOK.PR

WASHINGTON, (PR).- Amerika Serikat (AS) memberikan visa kepada Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif untuk menghadiri rapat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York akhir pekan ini. Hal itu diungkapkan dua sumber yang familiar dengan masalah tersebut, seperti dilaporkan laman Channel News Asia  (CNA), Senin, 15 Juli 2019 waktu setempat.

Sumber tersebut juga menambahkan bahwa Mike Pompeo sebagai Menteri Luar Negeri AS telah menyetujui keputusan ini.

Sebelumnya, Pompeo tidak menyetujui perihal pemberian visa kepada Zahir yang merupakan diplomat dan negosiator nuklir Iran, yang bisa mengindikasikan bahwa AS mencoba lebih mengisolasi negera mullah ini. 

Ketegangan Amerika dan Iran bertambah buruk sejak Presiden Donald Trump mengabaikan perjanjian nuklir tahun 2015 tahun lalu. Padahal, Iran saat itu telah menyetujui pakta itu.

Dalam hal ini, Iran sepakat mengurangi program pengembangan senjata atom dengan syarat pelonggaran sanksi ekonomi yang melumpuhkan ekonomi Iran.
Akan tetapi, dalam dua bulan setengah terakhir ini, Iran telah melakukan beberapa keputusan buruk, termasuk melanggar perjanjian tahun 2015.

Ini dilakukan setelah Donald Trump berencana memberikan sanksi baru, yakni dengan melumpuhkan seluruh ekspor minyak Iran. Pasalnya, Iran masih terus menjalankan program nuklirnya. 

Sejak keputusan tersebut, setidaknya telah terjadi dua penyerangan terhadap kapal tanker Arab Saudi dan Inggris di  kawasan Teluk. Washington menuduh Teheran sebagai dalangnya, tetapi pemerintahan Hassan Rohani membantah tudingan tersebut.

Selain itu, Iran juga telah menjatuhkan pesawat nirawak AS, yang mendorong AS untuk melakukan serangan udara balasan yang dibatalkan secara tiba-tiba.***

Bagikan: